Yayasan Baitul Al Hikmah Al Zain Tapsel Cetak Generasi Qur’ani

490

TAPSEL-SUMUT, BERITAANDA – Meski baru dibuka tahun ajaran 2019 ini, Tanan Kanak-Kanak (TK) Plus Play Grup Alquran Al-Zain yang beralamat di Desa Paranjulu Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) sudah menyita perhatian masyarakat daerah sekitar.

Bagi masyarakat, khususnya para orang tua yang memiliki anak rentang usia 4-6 tahun meyakini, di lembaga pendidikan anak usia dini yang memiliki visi menjadi lembaga pendidikan TK terkemuka dan terbaik di Tapsel dalam membina generasi quran dan berprestasi ini, anaknya akan ditempa menjadi insan yang berbudi pekerti.

Hal itu didasari dengan konsep belajar-mengajar di TK Alquran Al-Zain yang menggabungkan kurikulum TK dengan pembelajaran agama Islam. Bahkan, itu semakin dikuatkan dengan keberadaan pondok tahfidz di lembaga pendidikan yang dinaungi oleh Yayasan Baitul Al Hikmah Al Zain tersebut.

Untuk motto sebagai pemicu semangat, TK yang memiliki ruang sebanyak tiga lokal ini memilih ‘menggali potensi terkubur mengkaji edukasi terstruktur’. Guna menunjang mutu, TK ini merekrut tenaga pengajar profesional berlatar belakang pendidikan strata 1, strata 2, bahkan ada jebolan strata 3.

Pihak Yayasan Baitul Al Hikmah Al Zain bertekad, TK Alquran Al-Zain harus mampu mencetak generasi yang cinta Alquran, cinta tanah air, penuh hormat menyayangi kedua orang tua, serta generasi yang tahu berkasih sayang dengan sesama makhluk ciptaan Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

“Proses pembelajaran mengarah kepada pengenalan agama, termasuk membaca Alquran. Namun, kurikulumnya tidak lantas menghilangkan pelajaran umum seperti bahasa Inggris, berhitung maupun membaca,” kata Ketua Yayasan  Baitul Al Hikmah Al Zain, Dr. Zainal Efendi Hasibuan MA, saat ditemui awak media di lokasi, Senin (15/7/2019).

Dikatakannya, kolaborasi antara tenaga pengajar yang memenuhi kompetensi maupun ahli di bidangnya berpadu dengan sarana dan prasarana yang memadai akan sangat mendukung iklim pendidikan yang kondusif, nyaman dan kreatif. Karenanya, lokasi TK sengaja dipilih bernuansa alam tapi mudah dan dekat dijangkau alat transportasi.

Sedangkan metode yang dijalankan dalam pembelajaran, kata Dr. Zainal, pihaknya mengutamakan pendekatan, strategi dan pola yang adaptif dengan perkembangan peserta didik. Selama belajar di TK, para pengajar melihat potensi apa yang ada dan dimiliki oleh peserta didik untuk dikembangkan.

“Bila anak itu dinilai mempunyai bakat, katakanlah seperti qori atau mungkin pendakwah. Maka kita akan terus mengasah kemampuannya sejak si anak berusia sekarang (dini). Dan, pastinya itu akan sangat bermanfaat bagi mereka dikemudian hari,” tandas pria yang juga dosen pasca sarjana di IAIN Padangsidimpuan itu.

Dingin Maya Sari, salah satu orang tua siswa didik mengaku metode pembelajaran di lembaga pendidikan Play Grup maupun TK Alquran Al-Zain sudah sangat tepat terhadap generasi kekinian. Ia optimis, selepas mengenyam pendidikan disini, anaknya bisa lancar membaca Alquran, mengitung, serta tulis baca. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda