Warga di Kelurahan Jua-jua Ini Kecewa Tak Bisa Mencoblos

910

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Hanya karena jumlah surat suara yang didistribusikan ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) tak sebanding dengan jumlah pemilih, berakibat sejumlah warga tak bisa salurkan hak suaranya pada pemilu serentak 2019.

Seperti yang terjadi di TPS 14 yang berada di Perumahan Jua – Jua Permai Kelurahan Jua – Jua, Kecamatan Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumatera Selatan, Rabu (17/4/2019) siang.

“Surat suara tambahan cuma ada 4. Jadi maaf kami tidak bisa melayani, karena memang logistik pemilu yang didistribusikan kesini terbatas,” kata salah satu petugas TPS 14 yang enggan menyebutkan namanya.

Dijelaskannya, jumlah logistik pemilu (surat suara -red) cuma ada 130 dan tadi sudah dimanfaatkan, sementara untuk tambahan hanya ada untuk 4 orang lagi. Jadi total seluruhnya 134. Sementara warga disini yang masuk data tambahan atau khusus ada 30 orang, karena itu seharusnya 164 surat suara yang tersedia.

“Oleh karena itu, bagi yang tidak bisa terlayani di TPS ini silahkan mencoba ke TPS lain untuk menyalurkan hak suaranya. Tetapi saya rasa percuma karena di TPS lain pun mengalami hal sama,” ujarnya.

Pantauan di lokasi TPS 14, terlihat seorang warga yang ingin menyalurkan hak suaranya dengan nada emosi berkata kepada petugas di TPS tersebut. “Bagaimana ini, tolong carikan solusinya, kami kan warga negara Indonesia juga, kok tidak bisa nyoblos,” kata dia.

Senada dengan warga tersebut, warga lainnya pun berkata, “iya nih, saya sudah antri dari pagi, katanya tadi, siang kami bisa nyoblos tetapi nyatanya tidak bisa juga karena kehabisan surat suara,” cetusnya.

Salah satu warga lainnya, Indah (33) lebih memilih diam mendapati dan melihat sejumlah warga yang terlibat pembicaraan sengit dengan TPS 14 lantaran tidak bisa menyalurkan hak suaranya dalam pemilu 2019.

“Sudahlah kalau tidak bisa nyoblos, artinya percuma saja kita punya KTP dan KK disini. Nyatanya dalam pemilu 2019 ini masih juga tidak dapat menyalurkan hak suara,” katanya kepada warga lain yang juga tak dapat menyalurkan hak suara.

Alhasil, karena ada 18 orang yang telah mendapat undangan untuk pencoblosan tidak hadir, maka setelah ditunggu sejak pagi hingga siang, surat suara dimanfaatkan bagi warga masuk data tambahan. Sementara 12 orang lainnya tidak dapat menyalurkan hak suaranya, termasuk para saksi dan petugas PPS.

Dari total keseluruhan pemilih di TPS ini yang berjumlah 134 orang, setelah penghitungan suara, untuk pemilihan presiden tercatat hanya ada 133 surat suara dan 1 surat suara hilang dengan perolehan 105 suara diraih Prabowo Subianto, sedangkan Jokowi hanya memperoleh 28 suara. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda