Walikota Sidimpuan Jadi Pembicara di LK HMI

291

PADANGSIDIMPUAN-SUMUT, BERITAANDA – Walikota Padangsidimpuan diundang menjadi pembicara di acara Latihan Kader (LK) II Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Padangsidimpuan, Jumat (6/3/2020).

Patihan yang dilaksanakan di aula Hotel Tor Sibohi Tapsel sejak 2 sampai 8 Maret 2020 itu mengusung tema ‘Napak Tilas Perjuangan Prof. Lafran Pane : Ikhtiar Kader dalam Upaya Mewujudkan Masyarakat Adil dan Makmur’.

Berbicara dengan topik soal perubahan sosial, Irsan Efendi Nasution menegaskan pemuda dan mahasiswa memiliki peran utama pada perubahan, pembaharuan, dan pembangunan di lingkungan masyarakat, bangsa dan negara.

“Fokus utama, LK II ini harus menjadi media silaturahmi dan menambah jaringan diantara kadet HMI supaya mampu beradaptasi dan membaca arus zaman. Sehingga HMI tetap dapat menjaga eksistensinya,” kata walikota.

Dia menekankan, setiap kader HMI haruslah mampu ‘memahami’ semangat Lafran Pane, selaku sosok penting pendiri HMI. Karenanya, LK II ini tidak hanya menjadi kegiatan rutin ataupun seremonial belaka.

Dalam sesi dialog tanya jawab, salah seorang peserta menanyakan tentang perubahan sosial soal teori konflik. Seperti menyikapi PKL, dan langkah apa yang sudah dilakukan Pemerintah Kota Padangsidimpuan dalam penanganannya.

“Badan jalan yang dipakai PKL utamanya Jalan Thamrin, Patrice Lumumba dan Mongonsidi merupakan wajah dari Kota Padangsidimpuan. Titik itu merupakan konsentrasi pemerintah,” kata Irsan memulai menjawab pertanyaan.

Pemkot Sidimpuan, lanjutnya, terus melakukan penataan terhadap PKL sesuai dengan perda. Dalam menegakkan peraturan, pilihannya harus tegas. Namun hal itu bukan perkara mudah dan memerlukan waktu yang tidak sedikit.

“Kendati demikian, kuncinya kesinambungan. Kita menarget dalam satu tahun ke depan hal itu diupayakan tuntas dan dapat diselesaikan. Sebagai pemimpin, terkadang kita harus berani mengambil resiko,” tandas Irsan.

Menjawab pertanyaan lainnya, tentang upaya menyuarakan aspirasi ke kantor walikota. Irsan menegaskan, jikalau aspirasi tersebut adalah untuk kemajuan bersama, maka pemkot selalu membuka diri dan siap berdialog. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda