Viral, Seorang Guru Cari Jaringan Internet Hingga Naik ke Atap Rumah, Ternyata Tinggal di OKI

86

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Beberapa hari lalu, seorang guru yang berjuang mencari jaringan internet hingga harus naik ke atap rumah miliknya menjadi viral di media sosial Facebook.

Setelah ditelusuri, rupanya guru yang menjadi viral tersebut berada di Desa Pulau Geronggang Kecamatan Pedamaran Timur Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel).

Namanya, Soncik, guru SD Negeri 1 Maribaya yang merasakan kesulitan sinyal selama mengajar dalam jaringan (daring).

“Memang di Desa Pulau Geronggang ini sangat sulit mencari sinyal internet, ditambah lagi sejak adanya surat edaran pemerintah pada Maret 2020 mengenai pembelajaran daring,” kata Soncik.

“Saya setiap hari harus naik ke atap rumah itu pun alami kesulitan karena sinyalnya rendah (sering ilang-ilangan),” ungkap Soncik ketika dikonfirmasi wartawan melalui sambungan telepon, Selasa (10/11/2020).

Bahkan, masih kata Soncik, beberapa siswa maupun siswi harus berkunjung ke desa tetangga demi memperoleh jaringan internet.

“Kecamatan kita inikan ada 7 desa, disinilah satu-satunya desa yang belum memiliki tower jaringan internet. Maka kebanyakan siswa harus pergi ke desa tetangga agar dapat mengikuti pembelajaran online,” terang Soncik.

Sementara itu, Kepala Desa Pulau Geronggang, Syamsul Bahri mengatakan, bahwa hampir seluruh siswa maupun guru sangat mengeluhkan pembelajaran sistem daring yang membutuhkan sinyal internet.

“Sangat sulit-sulit sekali, bagi siswa untuk memperoleh sinyal internet. Bahkan mereka secara rombongan biasanya pergi ke desa tetangga seperti Sumber Hidup dan Gading Raja demi bisa ikut belajar,” ungkap Syamsul.

“Ada juga cara lain yakni memanjat atap rumah maupun mencari tempat yang lebih tinggi. Karena kalau di tempat rendah tidak mungkin dapatkan sinyal internet, “tandas Syamsul.

Ia pun sangat mengharapkan, ke depannya masyarakat Desa Pulau Geronggang yang terdiri dari 12 dusun dapat menikmati jaringan internet sebagaimana desa lainnya.

“Ya tentu dengan jaringan internet ini, masyarakat kami yang berjumlah 1.700 penduduk bisa lebih mudah mendapatkan informasi dan berhubungan dengan orang luar. Maka dari itu kami ingin pemerintah segera membangun tower di desa kami ini,” harap Syamsul, keluhan tersebut didengarkan pemerintah.

Terpisah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten OKI, Alexander Bustomi melalui Kabid Pemberitaan, Adi Yanto mengatakan, pihaknya telah mengajukan penambahan tower di beberapa tempat terpencil lainnya.

“Memang ada sekitar puluhan termasuk Desa Pulau Geronggang yang belum terdapat tower jaringan internet. Tetapi sejak tahun lalu, kita sudah mengajukan ke Kominfo pusat memulai program Badan Aksesibilitas dan Informasi (BAKTI) untuk membangun infrastruktur telekomunikasi di daerah-daerah prioritas,” ujar Adi, Rabu (11/11/2020).

“Karena mungkin ada pertimbangan dan lain hal, keinginan kita tersebut masih belum direalisasikan,” pungkas Adi. [Iwan]

Bagaimana Menurut Anda