TP PKK Desa Pangkalan Lampam Produksi Masker Secara Mandiri

449

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Dalam situasi saat ini, dimana pandemi corona virus disease (Covid-19) sedang merebak, masker sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Terlebih lagi pemerintah telah mengimbau agar setiap keluar rumah untuk beraktifitas, warga disarankan memakai masker.

Namun dikarenakan banyaknya permintaan tak sebanding dengan persediaan yang ada, alat pelindung mulut dan hidung ini sangat sulit didapat, bahkan seakan menjadi barang langka. Padahal menutup hidung dan mulut menggunakan masker dianggap cara terbaik mencegah penyebaran Covid-19.

Mendapati kondisi ini, Tim Penggerak (TP) PKK Desa Pangkalan Lampam Kecamatan Pangkalan Lampam Ogan Komering Ilir (OKI) berupaya memproduksi masker secara mandiri. Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan dan nantinya masker akan dibagikan kepada warganya.

“Kita berupaya membuat sendiri masker untuk dibagikan ke warga, karena saat ini sangat sulit untuk mendapatkan masker. Sekarang sedang proses pembuatan, target harus dicapai di atas 1.000 buah masker dalam pekan ini,” ungkap Mulhayati, Ketua TP PKK Desa Pangkalan Lampam, Selasa (7/4/2020).

Upaya ini kita lakukan untuk melaksanakan anjuran pemerintah terkait pencegahan penyebaran Covid-19. Kata dia lagi, karena saat ini masker kita tidak ada persediaannya, bahkan baik di toko – toko dan di tempat lain juga tidak ada, makanya kita berinisiatif memproduksi secara mandiri.

“Pembuatan dikerjakan bersama – sama di rumah Sekretaris PKK menggunakan dua unit mesin jahit manual serta bahan pakaian lembut yang dibeli di Kota Palembang. Kita berbagi tugas, ada memotong, menjahit, menyetrika dan packing,” ujar dia seraya menegaskan lagi, target dalam beberapa hari ini minimal mencapai 1.000 masker.

Sementara itu, Kades Pangkalan Lampam, Khoiril Anwar mengatakan, dirinya sangat mendukung langkah – langkah yang diambil TP PKK desa kami. Selain bisa memiliki masker, juga bisa sedikit berhemat biaya dan waktu warga, jika harus keliling membeli masker. Itupun kalau ada.

“Namun yang penting dan utama adalah keselamatan warga, setidaknya kegiatan produksi masker menghasilkan dampak yang sangat positif. Saya juga sangat berterimakasih kepada TP PKK Desa Pangkalan Lampam yang bergerak cepat dan tanggap dengan kondisi saat ini,” tandas dia.

“Saya mengimbau seluruh warga OKI, khususnya warga Desa Pangkalan Lampam agar selalu tenang dan tidak panik. Jaga diri, keluarga serta sesama. Laksanakan anjuran pemerintah dan yang paling baik adalah jangan keluar rumah jika tidak ada kepentingan mendesak,” pungkas dia. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda