Terkait Lomba Cipta Menu B2SA, Ini Harapan Bupati Tapsel

375

TAPSEL-SUMUT, BERITAANDA – Lomba Cipta Menu Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) tingkat Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) tahun 2019, diharapkan mampu ciptakan kreativitas dan inovasi olahan pangan berbasis bahan pangan lokal.

Harapan itu diutarakan Bupati Tapsel H. Syahrul M. Pasaribu, saat membuka penyelenggaraan lomba secara resmi, bertempat di Balai Sarasi rumah dinas bupati setempat, Jalan Prof Lafran Pane, Desa Kilang Papan, Sipirok, Rabu (28/8/2019) pagi.

Turut hadir Staf Ahli Bupati Zulfahmi, Kadis PP dan PA Tiorisma Damayanti, Kadis Perikanan, Sekretaris Pertanian, Ketua TP-PKK Tapsel Syaufia Lina Syahrul M. Pasaribu, Wakil Ketua Nurlian Aswin Efendi Siregar, dan Ketua TP-PKK Kecamatan se-Kabupaten Tapsel.

“Saya menyambut baik kegiatan lomba ini, karena menurut yang saya pahami, banyak hal yang ingin diraih bersama, yang antara lain bagaimana merubah sikap mental kita terutama di Indonesia, khususnya di Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel),” papar bupati.

Ia mengatakan, bahwa selama ini orang cenderung memakan nasi sebanyak mungkin tanpa melihat kandungan gizi yang bisa diserap dari makanan itu. Motivasi mengkonsumsi nasi dengan banyak masih lagi ditinjau hingga dimana batas kekenyangan.

“Padahal diluaran sana negara-negara maju tidak tergantung hanya kepada nasi. Sebab, ditinjau dari segi kesehatan, nasi tidak selamanya berikan kesehatan. Malah banyak mengkonsumsi nasi akan berdampak terindikasi penyakit diabetes,” terang Syahrul.

Mungkin banyak dari kita yang tahu, bahwa semenjak orde lama, orde baru, reformasi dan sampai sekarang, bangsa ini hanya sekian kurun waktu saja bisa swasembada pangan. Setelah itu, hingga rentang 15 tahun ini tak lagi pernah swasembada pangan.

“Oleh karena itu, lomba ini semestinya bisa munculkan kreativitas dan inovasi dalam menciptakan makanan dari bahan pangan lokal yang ada, dengan memperhatikan nilai gizi yang seimbang dan aman. Sehingga, masyarakat nantinya tak cuma bergantung kepada nasi sebagai bahan pokok,” ujar bupati.

Sebelumnya, Kadis Ketahanan Pangan Tapsel, Efrida Yanti Pakpahan melaporkan, Lomba Cipta Menu B2SA ini bertujuan untuk mendorong kreativitas dan inovasi dalam pengembangan olahan pangan lokal yang bernilai komersial.

Menu olahan terbaik dalam lomba yang diberi nilai oleh juri TP. PKK Kabupaten Tapsel, Dinas Ketahanan Pangan Tapsel, Dinas PP dan PA, Dinas Perdagangan dan UKM Tapsel dan Eva Nelli Syahril ini nantinya direkomendasikan mengikuti lomba serupa pada tingkat provinsi.

Pada kesempatan itu, Ketua PKK Tapsel membagikan hadiah kategori lunch box kepada kecamatan pemenang lomba yaitu, Angkola Timur (juara I), Batang Angkola (juara II), Angkola Muaratais (juara III), Angkola Sangkunur (harapan I), Angkola Selatan (harapan II), dan Aek Bilah (harapan III).

Berikutnya kategori produk olahan pangan lokal komersial. Pemenangnya adalah Kecamatan Arse (juara I), Kecamatan Batangtoru (juara II), Kecamatan Marancar (juara III), Kecamatan Sipirok (harapan I), Kecamatan Muara Batangtoru (harapan II), dan Kecamatan Saipar Dolok Hole (harapan III). (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda