Tergiur Uang Gaib, Ujang Tertipu Puluhan Juta Rupiah

967

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Dengan modus mampu menggandakan uang secara gaib, Asep Maripudin (32) yang tercatat warga Dusun III Desa Mekar Jaya Kecamatan Lempuing Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan ini berhasil melakukan penipuan.

Korbannya, Ujang Habudin (47), pria asal Desa Sritunggal Kecamatan Way Bahuga Kabupatan Way Kanan Provinsi Lampung, karena terbujuk akal bulus Asep dan berharap raih keuntungan secara instan lalu tertipu hingga Rp71 juta.

Atas ulahnya ini, Asep akhirnya ditangkap Tim Macan Komering Polsek Lempuing yang dipimpin oleh Kapolsek AKP Darmanson didampingi Kanit Reskrim IPDA M Indra Gunawan, Jumat (24/7/2020) sekira pukul 17.30 Wib.

Kapolres OKI AKBP Alamsyah Pelupessy melalui Kasubbag Humas AKP Iryansyah, Sabtu (25/7/2020) mengatakan, saat akan ditangkap di rumah orangtunya, pelaku Asep sempat berusaha kabur lewat pintu belakang rumah, namun tidak berhasil.

“Karena saat penggerebekan, posisi rumah orangtua pelaku Asep ini sudah dikepung oleh Tim Macan Komering Polsek Lempuing yang dipimpin Kapolsek AKP Darmanson didampingi Kanit Reskrim IPDA M. Indra Gunawan,” kata dia.

Masih kata dia, kini pelaku telah diamankan di Mapolsek Lempuing berikut barang bukti 1 buah buku rekening BRI, 1 lembar bukti slip transfer uang dari korban sebesar Rp45 juta, berbagai macam jenis cincin batu dan 1 buah jimat di balut kain warna putih.

“Untuk aksi penipuan yang dilakukan pelaku Asep pada bulan Agustus 2018 lalu. Saat itu, korban bertandang ke rumah adiknya di Desa Sindang Sari Lempuing, lalu berkenalan dengan pelaku di rumah tersebut,” ungkap dia.

Beberapa pekan kemudian, kata dia lagi, pelaku menawarkan kepada korban bahwa ia bisa menarik barang gaib dari dalam tanah dan mampu menarik uang tunai dalam jumlah banyak atau menggandakan uang.

“Dengan cara melalui media supranatural berupa minyak delima dan benalu di atas bambu. Pelaku lalu menyuruh korban membeli minyak delima, bambu peletuk dan benalu, juga meminta sejumlah uang kepada korban untuk digandakan,” ujar dia.

Kepada korban, lanjut dia, saat itu pelaku menjelaskan bahwa semakin besar uang yang diberikan untuk pancingan, maka semakin banyak uang yang akan ditarik. Pelaku juga menjanjikan bisa menarik uang mencapai miliaran rupiah.

“Dan dari awal pertemuan tersebut, pelaku terus menerus menelpon korban dan meyakinkan korban. Lalu pelaku mengajak korban bertandang ke rumahnya dan memperlihatkan hasil uang penarikan gaibnya kepada korban,” tandas dia.

Tergiur bujukan pelaku, sekira bulan September 2018, korban memberikan uang tunai Rp26 juta kepada pelaku dan via transfer Rp45 juta. Sambung dia, setelah uang diberikan, apa yang dijanjikan pelaku tidak ada hasilnya, bahkan pelaku mengelak dan sulit dihubungi.

“Karena merasa tertipu, selanjutnya korban melapor Polsek Lempuing guna pengusutan lebih lanjut. Hingga akhirnya pelaku Asep berhasil ditangkap oleh Tim Macan Komering Polsek Lempuing,” pungkas dia. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda