Tanpa Alasan Jelas, Warga Desa Muak Jadi Korban Penganiayaan

2376
Dito, korban penganiayaan sedang dirawat di Puskesmas Jujun.

KERINCI-JAMBI, BERITAANDA – Diduga akibat salah paham, Dito Rezkiawan S.Pd (23) yang tercatat sebagai warga Muak Kecamatan Bukit Kerman Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi ini mengalami luka di bagian kaki, karena dianiaya oleh Amran (35), juga warga Desa Muak.

Kepada BERITAANDA, korban menceritakan kronologis kejadian tersebut. Awalnya ia duduk di depan rumah Mak Nita sekitar pukul 11.00 Wib.

Saat itu pelaku sedang memegang sajam jenis parang, tiba-tiba menghampiri korban. Tanpa alasan yang jelas, pelaku mengajak korban berkelahi dengan menggunakan sajam, namun ajakan pelaku ditolak oleh korban.

“Ia (pelaku) meminta saya berkelahi menggunakan parang, saya menolaknya, dan berusaha melarikan diri. Namun korban marah dan melempar parang ke saya,” jelas Dito.

Dikatakan Dito lagi, akibat lemparan parang tersebut, ia mengalami luka di bagian kaki.

“Saya langsung dilarikan ke Puskesmas Jujun untuk mendapat pertolongan. Lukanya lumayan parah, dengan sebelas jahitan luar dalam,” jelas Dito.

Tidak terima dengan ulah Amran, Tima Suro sang ibu korban, langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Sektor Gunun Raya, agar pelaku diproses secara hukum.

“Kejadian ini sudah saya lapor ke Polsek Gunung Raya, agar peleku penganiayaan anak saya ditangkap,” timpal ibu korban.

Sementara itu, Kapolsek Gunung Raya IPTU Hustino ketika dihubungi awak media via seluler, membenarkan orang tua korban sudah melaporkan perbuatan yang dilakukan Amran tersebut.

“Betul orang tua korban sudah buat laporan kesini. Secepatnya akan kita tindaklanjuti laporan orang tua korban,” ucap IPTU Hustino. (Tomi)

Bagaimana Menurut Anda