Sempat Buron Setahun, Andit Akhirnya Ditangkap Polisi Saat Menuju Pasar Tulung Selapan

862

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Setelah sempat buron 1 tahun lamanya, Ansen Lextra Daisen alias Andit (30) akhirnya berhasil ditangkap polisi, saat pria tersebut sedang menuju Pasar Tulung Selapan, Senin (21/9/2020) lalu.

Pria asal Desa Ujung Tanjung Kecamatan Tulung Selapan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) ini ditangkap karena merupakan pelaku penganiayaan terhadap korban Indra Kusuma Putra (27), warga Desa Tulung Selapan OKI.

Peristiwa tersebut terjadi Selasa (26/10/2019) silam sekira pukul 16.25 Wib. Kala itu, dengan menggunakan sebilah parang, pelaku Andit secara membabi buta membacok korban Indra yang sedang berada di counter handphone (HP).

“Di counter HP milik Jeksen berada di Pasar Tulung Selapan, korban dibacok hingga mengalami luka di jari tangan dan perut,” ungkap Kapolres OKI AKBP Alamsyah Pelupessy melalui Kasubbag Humas AKP Iryansyah, Kamis (24/9/2020).

Beruntung saat itu korban berhasil melarikan diri masuk rumah warga. Kata dia lagi, oleh warga, korban diselamatkan dan dibawa ke Puskesmas Tulung Selapan guna mendapat perawatan medis atas luka yang dideritanya.

“Sejak kejadian itu tersangka menghilangkan. Dan pada Senin (21/9/2020) sekira pukul 17.30 Wib, Kapolsek Tulung Selapan IPTU Eko Suseno dan Kanit Reskrim mendapat informasi bahwa tersangka sudah pulang dari pelariannya,” tandas dia.

Lalu Kapolsek didampingi Kanit Reskrim dan Tim Macan Komering Polsek Tulung Selapan segera melakukan upaya penangkapan. Masih kata dia, karena dimungkinkan tersangka akan melarikan diri lagi, setelah sempat buron sekira 1 tahun lamanya.

“Ketika menuju Desa Ujung Tanjung tempat tersangka diketahui berada, di tengah jalan tim yang dipimpin Kapolsek dan Kanit Reskrim Polsek Tulung Selapan bertemu dengan tersangka sedang naik sepeda motor bersama ibunya menuju Pasar Tulung Selapan,” terang dia.

Mulanya tersangka berusaha mengelak bahwa dia bukan Andit, pelaku penganiayaan terhadap korban Indra Kusuma Putra. Lanjut dia, namun berkat adanya foto pelaku di WhatsApp milik anggota tim, maka benar dia adalah pelakunya.

“Akhirnya tersangka tak bisa mengelak lagi, sehingga langsung dibawa dan diamankan di Mapolsek Tulung Selapan. Pelaku pun akan dijerat Pasal 351 Ayat (2) KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun,” pungkas dia. [Iwan]

Bagaimana Menurut Anda