Sekda Tapsel Minta Pengusaha Tidak PHK Karyawan Karena Pandemi

330

TAPSEL-SUMUT, BERITAANDA – Dalam rangka mengantisipasi dampak ekonomi dan sosial akibat Covid-19, dunia usaha dan industri dituntut supaya memiliki komitmen dalam melaksanakan protokol kesehatan corona.

Hal itu dikemukakan Sekda Tapsel Parulian Nasution dalam suatu rapat dengan para pelaku dunia usaha dan dunia industri, di eks. kantor Bupati Tapsel, Jalan Kenanga, Padangsidimpuan.

Rapat tersebut dihadiri Dandim 0212/TS Letkol Inf. Akbar Nofrizal Yusananto, Kapolres Tapsel AKBP Roman Smaradhana Elhaj, Kajari Tapsel Ardian, serta pimpinan OPD Pemkab Tapsel terkait.

Tapsel, kata Sekda, berada di zona hijau. Karenanya perlu dilakukan tindakan konperehensif kepada masyarakat untuk membudayakan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), dengan sering mencuci tangan menggunakan sabun atau dengan hand sanitizer.

“Termasuk di dalamnya memakai masker ketika keluar rumah, menjaga jarak (physical distancing) ketika berada ditempat yang ramai serta menghindari pertemuan yang bersifat kerumunan (social distancing) apabila tidak ada kepentingan,” ujarnya.

Parulian pun mengimbau Tim Gugus Tugas yang telah dibentuk agar bekerja secara maksimal. Semua OPD diwajibkan untuk turun ke tengah-tengah masyarakat dalam melakukan edukasi, sosialisasi dan simulasi pencegahan Covid-19.

Disamping itu, melakukan pengelohan data maupun administrasi, pengkajian dan pengembangan informasi dan komunikasi, serta terus melengkapi kebutuhan logistik yang dibutuhkan dalam upaya pencegahan dan penyebaran Covid-19.

“Pelaku dunia usaha dan dunia industri diharap tidak ada satupun yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada tenaga kerja, sehingga dampak ekonomi dan sosial dapat diantisipasi,” harapnya.

Terakhir, sekda memohon komitmen dan dukungan pelaku dunia usaha dan dunia industri untuk selalu aktif dalam melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 demi meniadakan penyebarannya. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda