Sekda Tapsel Dorong BNNK Awasi Narkoba di Tabagsel

37

TAPSEL-SUMUT, BERITAANDA – Pemkab Tapanuli Selatan (Tapsel) apresiasi Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) atas penyelenggaraan rapat kerja program pemberdayaan masyarakat anti narkoba, yang digelar di Hotel Sitamiang, Sidimpuan, Kamis (15/10/2020).

Bupati Tapsel diwakili Sekda Parulian Nasution yang juga menjadi narasumber acara berharap BNNK Tapsel memutus mata rantai penyebaran narkoba di wilayah Tabagsel (Tapanuli Bagian Selatan) dengan penegakan hukum kepada tiap penyalahguna narkoba tanpa pandang bulu.

“Sehingga hukuman yang dijatuhkan sesuai dengan hukum yang sebenarnya. Agar tercipta efek jera bagi tiap individu yang mengkonsumsi narkoba. Kita semua tahu bagaimana bahaya dari barang terlarang tersebut,” ujar sekda.

Sekda juga menegaskan, pengguna narkoba harus melakukan rehabilitasi, agar mengarah kepada pemulihan kesehatan. Sehingga orang yang di rehabilitasi benar-benar ditangani secara tuntas, agar si pengguna sembuh total.

“Jadikan Tabagsel bebas dari narkoba, hindari menjadi jembatan emas penyebaran narkoba. Dab, bagaimanapun upaya yang dilaksanakan BNNK dan Pemda, perlu adanya optimalisasi peran orangtua dan masyarakat,” tegas dia.

Narkoba sangat berbahaya bagi kelangsungan hidup manusia juga merusak generasi penerus bangsa. Indonesia setiap harinya ada 50 orang lebih mengalami kematian akibat narkoba. Itu harus menjadi pembelajaran bagi masyarakat Tabagsel betapa bahayanya narkoba itu.

Parulian juga mendorong BNNK Tapsel untuk melakukan tes urine bagi perusahaan yang ada di Tapsel. Hal ini, menurutnya, bukan memberi stigma buruk bagi perusahaan, tetapi apabila karyawan mengkonsumsi narkoba tentu perusahaan itu akan mengalami kesulitan.

“Sesuai dengan UU Ketenagakerjaan apabila seorang karyawan mengkonsumsi narkoba, dapat diberhentikan sebagai pekerja. Oleh sebab itu seluruh perusahan di Tapsel harus bersih dari narkoba,” imbuh dia.

Kepala BNNK Tapsel AKBP Drs. Tongku Bosar Pane menegaskan, dalam hal upaya memutus penyebaran narkoba di Tabagsel, BNNK sangat membutihkan adanya kerja dan dukungan penuh Pemerintah Daerah di seluruh wilayah yang ada di Tabagsel dan Tapanuli.

“Karena di Tabagsel penyaluran narkoba bisa dari Tapanuli Tengah melalui laut, bisa juga dari Palas dan Madina. Sehingga harus dicegah lebih awal, dengan diperlukannya kerjasama dan kesungguhan maka narkoba tidak akan bisa masuk ke daerah Tabagsel,” katanya.

Selain Sekda Tapsel, turut menjadi narasumber Kaban Kesbangpol Tapsel Hamdy S. Pulungan dan Kasat Narkoba Polres Tapsel Edi Sudrajat. Jumlah peserta sebanyak 30 orang yang terdiri dari pimpinan OPD di wilayah rayonisasi BNNK Tapsel. [Anwar]

Bagaimana Menurut Anda