Sekda Lahat Sapu Bersih PKL

367

LAHAT, BERITAANDA – Pedagang kaki lima (PKL) di sejumlah titik di Kota Lahat disapu bersih. Penertiban PKL itu langsung dipimpin Sekda Lahat H. Januarsyah, SH MH, didampingi Kasat Pol PP, Kadis Perindag, Kepala UPTD Pasar Lematang, Kadis BLH, camat, para lurah, dan petugas kebersihan Kota Lahat, Senin (16/12/2019) sekitar pukul 08.00 Wib.

Penertiban terhadap PKL tersebut terpaksa dilakukan, lantaran mereka tidak mengindahkan himbaun untuk tidak lagi berjualan disepanjang bahu jalan.

“Ya, dengan sangat terpaksa kami tertibkan sesuai dengan prosedur. Jika masih berjualan, maka sanksi akan diberlakukan dengan menyita barang untuk dimusnahkan,” tegasnya.

Januarsyah menyebutkan, sejumlah titik pembersihan PKL diantaranya berada di kawasan depan Hotel Cendrawasih, Graha, Balayasa dan Pasar Lematang.

Sebelumnya, penertiban itu ditegaskan sekda lagi, sudah ada perintah dari bupati dan wakil bupati, termasuk permintaan dari warga Kota Lahat untuk segera ditertibkan para PKL yang sudah mengganggu hak pejalan kaki.

“Sejak PKL berjualan di bahu jalan, bukan main kotornya. Sampah – sampah berserakan dimana – mana. Terutama lagi di kawasan Balayasa. Kita sudah memberikan toleransi kepada PKL, tapi para pedagang masih membandel,” ungkap sekda.

Maraknya PKL yang berjualan di bahu-bahu jalan Pasar Lematang, Januarsyah sendiri tidak menampik jika ada oknum petugas keamanan atau satpam yang membekenginya.

Januarsyah sendiri mengaku sudah mengetahui hal itu. Maka sekali lagi ditegaskannya, agar oknum – oknum satpam tersebut untuk berhenti membekengi pedagang jika tak ingin dipecat.

“Ketika kita datang para satpam pura – pura sibuk membantu Sat Pol PP, padahal merekalah yang menjadi biangnya, hingga PKL mulai kembali muncul. Saya ingatkan kepada oknum satpam, berhentilah membekengi para PKL. Dan saya sudah perintahkan kepada Kadis Perindag untuk mencatat nama – nama oknum satpam itu,” tambahnya.

Kembali disampaikan Januarsyah, upaya peneriban PKL tersebut bukan semata – mata kehendak pemerintah semata, akan tetapi itu telah diatur di dalam UUD No. 5 Tahun 2014 Pasal 11. (Nopriaman)

Bagaimana Menurut Anda