Salah Satu Komplotan Begal Sadis Berhasil Diringkus Polisi

873

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Jangan dilihat dari kondisi fisik. Sebab, kendati sebelah tangannya buntung, Abdul Karim (29) yang tercatat sebagai warga Dusun 1 Desa Mukti Sari Kecamatan Lempuing Jaya Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) ini ternyata bagian dari komplotan begal yang dalam beraksi tak segan-segan melukai korbannya.

Hal tersebut terungkap dan diakui pria tersebut saat diinterogasi, setelah dirinya tertangkap lantaran kasus kepemilikan senjata tajam jenis parang oleh jajaran Subsektor Mesuji Raya pimpinan IPDA Ilham Parlindungan, di depan indomaret, Desa Sumbu Sari Mesuji Raya, Selasa (16/7/2019) siang.

“Sekira pukul 12.00 Wib, Tim Macan Komering Polsubsektor Mesuji Raya dapat laporan dari masyarakat bahwa ada orang mencurigakan, mondar-mandir persis di depan Indomaret Desa Sumbu Sari dengan gelagat yang mencurigakan dan terlihat membawa senjata tajam,” ungkap Kapolres OKI AKBP Donni Eka Syaputra melalui Paurbinops Bag.Ops. Polres OKI IPTU Bambang Pancawala, Rabu (17/7/219).

Selanjutnya, kata dia, tim yang saat itu sedang berpatroli langsung bergerak menuju lokasi dan menemukan tersangka sedang duduk di salah satu warung milik warga.

Melihat petugas datang, tersangka berusaha melarikan diri ke arah pasar. Akan tetapi berhasil diamankan berikut senjata tajam jenis parang yang melekat pada dirinya.

“Fakta di lapangan, sesuai dengan cirinya tangan buntung, tersangka ini adalah kelompok bambu kuning yang bertugas melakukan pengintaian terhadap calon korbannya. Sekitar satu jam setelah diamankan tersangka, muncul 2 sepeda motor mondar-mandir diseputaran TKP yang diduga kuat adalah kelompoknya,” tandas dia.

Kedua sepeda motor tersebut, lanjut dia, berusaha mencari keberadaan tersangka Abdul Karim, hanya saja saat Tim Macan Komering Polsubsektor Mesuji Raya melakukan pengejaran. Ternyata 2 sepeda motor yang dicurigai sudah menghilang ke arah Dusun Bambu Kuning Desa Sungai Belida Lempuing Jaya OKI.

“Saat ini tersangka Abdul Karim dalam kelompoknya berperan sebagai pengintai calon korban dan dikenal nekat serta selalu membawa senjata tajam jenis parang saat beraksi. Berikut barang bukti
telah diamankan untuk dilakukan penyidikan sekaligus pengembangan terhadap dugaan tindak pidana lainnya,” pungkas dia. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda