Program TMMD Kodim 0212/TS Picu Produktivitas Sawit di Palas

163

PALAS-SUMUT, BERITAANDA – Petani sawit asal Desa Hutaraja Lamo dan Desa Mondang Kecamatan Sosa Kabupaten Padang Lawas (Palas) mengaku senang atas keberadaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 0212/TS.

Menurut mereka, semenjak adanya TMMD dengan kegiatan fisiknya yaitu pembangunan jalan rabat beton yang menghubungkan kedua desa, akses transportasi darat di wilayah tersebut semakin lancar dan memudahkan petani mengangkut hasil pertaniannya.

“Pasca dibangunnya jalan ini, produksi sawit tandan buah segar (TBS) relatif meningkat, dari sebelumnya dikisaran 600-700 ton perbulan kini menjadi 650-700 ton perbulan,” ungkap Kades Hutaraja Lamo, Ali Atas Hasibuan, saat ditemui wartawan, Selasa (16/7/2019).

Artinya, imbuh dia, jika dirata-ratakan jumlah produksi tanaman sawit dalam perbulannya, maka produksi mengalami peningkatan sebanyak 50 ton. Dan, hal itu tidak terlepas dari dibukanya akses jalan Desa Mondang hingga Desa Hutaraja Lamo lewat program TMMD.

“Masyarakat desa, terlebih lagi para petani sangat merasa bersyukur atas keadaan yang sekarang. Apresiasi juga ungkapan terimakasih disampaikan kepada Satgas TMMD ke-105 Kodim 0212/TS. Berkat kepedulian mereka, angin perubahan mulai dirasakan para petani sawit,” ujar Ali.

Dia mengisahkan, jika diingat kondisi sebelumnya, akses jalan menuju desa ini terbilang sangat sulit dilalui kendaraan. Kalaupun dilintasi, hanya oleh roda dua. Rata-rata petani sekitar mengangkut hasil kebunnya menuju pangkalan pengepul dengan menggunakan sepeda motor.

“Kini, semuanya jauh membaik. Melalui jalan yang dibangun TNI, sawit TBS saat ini tidak perlu lagi bermalam menunggu diangkut. Begitu panen, langsung bisa diantar ke pabrik kelapa sawit (PKS),” tandas kades, yang juga salah satu dari pemilik lahan penghibah 11 pohon guna mensukseskan TMMD.

Senada, Syarif Husen Hasibuan, tokoh pemuda Naposo Nauli Bulung (NNB) desa setempat juga mengapresiasi aksi Satgas TMMD.

Ia pun berharap agar TNI membekali pemuda desa setempat akan kedisiplinan, wawasan kebangsaan, dan kreatifitas serta pemberdayaan pemuda yang belum memiliki keahlian. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda