Pertanian dan Pariwisata Jadi Fokus Pembangunan Kabupaten Sergai

245

SERGAI-SUMUT, BERITAANDA – Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menggelar  konsultasi publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pembangunan Daerah (Ranwal RKPD) tahun 2021 di aula Dinas Pertanian setempat, Kamis (19/12/2019).

Wabup Sergai Darma Wijaya mengatakan bahwa tujuan kegiatan ini sebagai upaya untuk menerima masukan dan saran demi penyempurnaan terhadap rancangan awal Ranwal RKPD.

Ia juga mengapresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang sangat strategis ini. Berdasarkan hasil evaluasi sementara pencapaian kinerja RPJMD Kabupaten Sergai tahun 2026-2021, masih ditemukan beberapa target 21 peraihan yang belum tercapai. Oleh karena itu pada perencanaan tahun 2021, fokus utama kita adalah menyelesaikan target 21 peraihan tersebut.

Dalam rangka mempermudah penentuan prioritas pembangunan tahun 2021, maka ditentukan tema RKPD tahun 2021 adalah ‘pemantapan sektor pertanian dan pariwisata dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan SDM yang unggul dan berdaya saing’.

“Pemilihan pertanian dan pariwisata sebagai sektor prioritas yang akan menjadi fokus pembangunan Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat telah disesuaikan dengan potensi yang kita miliki. Kedua sektor ini juga dapat memberikan multiplier effect kepada pertumbuhan sektor-sektor lainnya. Selanjutnya peningkatan SDM yang unggul dan berdaya saing merupakan prioritas pembangunan nasional sebagaimana tertuang dalam rancangan RPJMN 2020-2024 yang baru saja dipaparkan pada saat musrenbang nasional RPJMN,” jelas dia.

Terkait dengan peningkatan SDM yang unggul dan berdaya saing, wabup menjelaskan bahwa hal ini berkaitan erat dengan bidang kesehatan, khususnya penurunan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB), selanjutnya penanganan stunting.

“Dalam hal keterampilan ketenagakerjaan, fokus utama kita adalah menciptakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya. Namun dengan kegiatan sepenting ini kiranya jangan sampai dari awal perencanaan saja kita sudah gagal, sebab kehadiran OPD dan stakeholder terkait belum maksimal serta belum dianggap prioritas. Hal ini dikhawatirkan apa yang kita harapkan bersama tidak maksimal atau bahkan target 21 peraihan kita tidak tercapai,” terang dia.

“Kita sedang menggalakkan program Pataya (Pariwisata, Pertanian dan Budaya). Mari kita dukung bersama program tersebut berhasil dan menjadi kabupaten yang unggul, dimulai disiplin dan rasa tanggung jawab dari diri kita,” jelas wabup.

Sementara Ketua DPRD dr Riski Ramadhan Hasibuan SH SE menambahkan, melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan masukan dan saran dari para pemangku kepentingan guna penyempurnaan ranwal yang akan dituangkan dalam berita acara kesepakatan, serta ditandatangani Kepala OPD dan perwakilan masyarakat yang hadir.

“Sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah, DPRD memiliki peran serta dalam penyusunan RKPD dengan cara memberikan saran dan pendapat berupa pokok-pokok pikiran dewan berdasarkan risalah RDP atau hasil penjaringan aspirasi masyarakat melalui reses. Reses tersebut kemudian disusun dan dibahas melalui Badan Anggaran (Banggar) dan disampaikan dalam rapat paripurna DPRD untuk mendapat persetujuan yang menjadi pokok-pokok pikiran, yang kemudian diserahkan secara tertulis kepada Bappeda untuk dimasukkan ke dalam aplikasi e-planning,” terang dia.

“Kami berharap kiranya kita semua dapat menyusun strategi Ranwal RKPD dengan sebaik-baiknya dan memenuhi target 21 peraihan yang telah ditargetkan, dalam rangka mewujudkan Kabupaten Sergai yang unggul, inovatif dan berkelanjutan,” pungkas dia.

Kegiatan diisi dengan paparan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) oleh OPD dan stakeholder serta sesi tanya jawab dengan masyarakat. (Dipa)

Bagaimana Menurut Anda