Pemenang Lelang Motor Jokowi Salah Paham, Bamsoet: Tak Ada yang Ngerjain

96

NASIONAL, BERITAANDA – MPR bersama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyelenggarakan konser virtual itu bertajuk ‘Berbagi Kasih Bersama Bimbo’ pada pada Ahad (18/5/2020) silam.

Dalam acara itu Ketua MPR Bambang Soesatyo menggelar lelang motor listrik milik Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dananya akan digunakan untuk membantu penanganan Covid-19.

Saat itu, diketahui, pemenangnya ialah M. Nuh. Tetapi, pria yang tercatat tinggal di Kelurahan Sungai Asam, Kota Jambi itu merasa kebingungan atas terpilihnya sebagai pemenang lelang dengan harga Rp2,5 miliar.

Menanggapi hal itu, pria yang akrab disapa Bamsoet ini tak ingin mengambil pusing ihwal adanya perisitiwa tersebut.

”Hehehehe. Hadapi dengan senyuman,” kata Politikus Partai Golkar itu kepada wartawan, Kamis (21/5/2020).

Ia meminta kepada aparat kepolisian Polda Jambi untuk segera melepas yang bersangkutan setelah pemeriksaan selesai. “Namun, jika benar ada yang ditangkap terkait lelang acara Berbagi Kasih Bersama Bimbo kemarin, agar dilepas. Karena tidak ada pihak yang dirugikan,” ujarnya.

Ia memastikan bahwa tidak ada niat untuk melakukan tindakan kebohongan publik. Kegiatan itu digelar semata-mata hanya untuk kepedulian pihaknya dalam penanggulangan virus corona atau Covid-19.

“Tidak ada yang ngerjain. Percayalah pada itikad dan niat baik,” kata dia.

Sebelumnya, pemenang lelang motor listrik dengan harga Rp2,5 miliar dari Presiden Indonesia, Joko Widodo ternyata salah paham. Ia mengira akan mendapatkan hadiah dari Jokowi. Saat ditagih, ia justru kebingungan.

“Yang bersangkutan saat diwawancara tidak paham acara yang diikuti tersebut adalah lelang. Dia mengira bakal dapat hadiah. Karena ketakutan ditagih, dia justru minta perlindungan ke polisi,” jelas Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shanyabudi. (*)

Sumber: okezone.com

Bagaimana Menurut Anda