PDP Bertambah, Sidimpuan Darurat Corona

29154
Walikota Irsan Efendi Nasution bersama forkopimda dan Gugus Tugas umumkan status Kota Padangsidimpuan Darurat Covid-19.

PADANGSIDIMPUAN-SUMUT, BERITAANDA – Menyusul bertambahnya jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kota Padangsidimpuan, status semula siaga bencana kini ditingkatkan menjadi darurat virus corona (Covid-19).

“Sehubungan dengan bertambahnya PDP, maka status Kota Padangsidimpuan kini ditingkatkan menjadi darurat Covid-19,” kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Padangsidimpuan, Irsan Efendi Nasution, Ahad (5/4/2020) malam, usai menggelar rapat GTPP Covid-19 bersama¬†Kapolres AKBP Juliani Prihartini, Dandim 0212/TS Letkol Inf. Akbar Nofrizal Yusananto, Danyon 123/RW Letkol Inf. Rooy Chandra Sihombing, dan perangkat lain.

Irsan yang juga Walikota Padangsidimpuan itu mengawali siaran persnya dengan ucapan turut berbelasungkawa atas meninggalnya seorang warga setempat berstatus PDP di RSUP Adam Malik Medan, rujukan RSUD Padangsidimpuan.

“Kita berusaha tetapi takdir berkehendak lain. Atas nama Pemkot Padangsidimpuan, GTPP, forkopimda dan seluruh warga Kota Sidimpuan, kita menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya saudari kita itu,” tuturnya.

Sepeninggal PDP 01 atau persisnya dimulai sejak diisolasi di RSUD Sidimpuan, Tim GTPP Covid-19 langsung menjaring dan memetakan siapa saja yang sempat berinteraksi dengan yang bersangkutan. Status mereka inipun lalu ditetapkan sebagai kontak erat.

Sampai dengan pukul 18.00 Wib, tim menemukan 49 kontak erat dan semuanya sudah melakukan isolasi. Dari 49 kontak erat yang sebelumnya berinteraksi dengan PDP 01 tersebut, 2 orang diantaranya berdomisili di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).

TGPP Covid-19 Sidimpuan sudah meneruskan informasi ini kepada TGPP Covid-19 Tapsel. Sedangkan 1 kontak erat dari PDP 01 telah ditingkatkan statusnya menjadi PDP 02 dan menjalani isolasi di RSUD setempat sejak Ahad (5/4/2020) siang, tepatnya pukul 14.30 Wib.

PDP 02 ini merupakan kontak erat nomor ke 28 dari PDP 01. Oleh tim medis RSUD Sidimpuan diputuskan, secara klinis PDP 02 diisolasi. Hal itu sesuai kompotensi tim dokter Covid-19 yang berpedoman pada protokol yang diatur dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19.

“Kemudian terhadap orang-orang yang sudah sempat berinteraksi dengan PDP 02 ini, TGPP sedang menjaring dan memetakannya, guna pelaksanaan ketentuan isolasi selama 14 hari ke depan,” beber Irsan dalam penjelasannya.

Merujuk perkembangan di atas dan demi untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Padangsidimpuan, TGPP telah melakukan penjagaan terhadap keseluruh 46 kontak erat PDP 01 yang bertempat tinggal di daerah ini dengan melibatkan TNI dan Polri.

Terhadap mereka (46 kontak erat) itu, terhitung sejak malam ini, TGPP juga akan menyalurkan bantuan sembako kepada keluarga selama menjalani isolasi selama 14 hari sesuai protap pencegahan dan pengendalian corona virus.

Pada kesempatan itu, Irsan juga mengingatkan masyarakat supaya lebih selektif mendapatkan informasi seputar perkembangan virus Corona di Padangsidimpuan. Ditegaskan bahwa GGTP Covid-19 adalah satu-satunya sumber resmi.

Antisipasi berita dan kabar hoax, termasuk mengenai kondisi kontak erat PDP 01, GTPP telah menambah layanan saluran informasi WA di nomor 0852-6178-5573. Facebook dengan akun gugus tugas Padangsidimpuan, dan akun instagram @gugus tugas Padangsidimpuan.

“Mohon kepada masyarakat Padangsidimpuan untuk tidak menyebar informasi menyesatkan yang dapat membuat resah. Jikalau mendapati informasi seperti itu, cari kebenarannya dengan cara menghubungi nomor call center GTPP di atas,” pungkas walikota. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda