Panen Padi di Bulan Puasa, Babinsa Terus Adakan Pendampingan

373

LAMTIM-LAMPUNG, BERITAANDA – Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 429-06/Purbolinggo  Kodim 0429/Lamung Timur (Lamtim), Serka Sutarwan, meskipun di bulan puasa tetap melaksanakan pendampingan panen padi jenis melati milik Bapak Bakin dengan luas 0,5 hektare (Ha), bertempat di Desa Tambah Dadi Kecamatan Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur.

Upaya khusus (upsus) pertanian yang melibatkan Babinsa merupakan usaha untuk swasembada  pangan agar bisa meminimalisir impor beras dari luar negeri. Babinsa juga diharapkan bisa memberikan motivasi yang lebih kepada para petani, serta memberikan bimbingan guna peningkatan hasil panen. Karena pendampingan upsus pertanian tidak hanya saat padi mulai panen saja, melainkan dari awal pengolahan tanah sudah dilaksanakan pendampingan.

Serka Sutarwan mengatakan, selaku Babinsa dirinya sudah terbiasa dengan kegiatan ini.

“Karena dari sebelum jadi TNI, saya dulunya memang dari keluarga sederhana, yang orang tua saya adalah petani. Jadi bukan hal yang aneh jika saya kembali ke sawah lagi guna pendampingan ke para petani,” kata dia, Ahad (12/5/2019).

“Saya selaku Babinsa akan selalu ada dan siap guna mendukung suksesnya program swasembada pangan. Memang campur tangan Babinsa tidak bisa sepenuhnya mensukseskan program pemerintah tanpa ada kemauan dari petani untuk lebih maju. Misalnya, menanam padi sesuai anjuran, baik cara memilih bibit padi yang baik, cara perawatan, pemupukan dan cara membasmi berbagai macam hama,” terang dia lagi.

“Saya yakin petani sekarang lebih maju dan modern dibandingkan dengan para petani 10 atau 20 tahun yang lalu, karena sekarang petani sudah didukung dengan berbagai macam sarana dan prasarana yang semakin canggih,” katanya.

Menurut pemilik sawah Pak Bakin, ia sangat berterima kasih dan sangat senang dengan kehadiran Babinsa, karena sudah terjun langsung ke sawah dan banyak membantu para petani.

“Untuk hama tahun ini rata-rata adalah wereng, meskipun tidak separah tahun 2016. Untuk kebutuhan air dan pupuk, Alhamdulillah cukup. Meskipun panen kali ini mengalami penurunan, saya tetap bersyukur, karena lebih dari cukup untuk dikonsumsi dan masih sisa untuk modal hari raya,” katanya. (Katrine)

Bagaimana Menurut Anda