Kejari Padangsidimpuan Musnahkan Barang Bukti Narkotika dan Alat Judi

436

PADANGSIDIMPUAN-SUMUT, BERITAANDA – Kejaksaan Negeri Padangsidimpuan memusnahkan barang bukti dari perkara tindak pidana umum yang telah memiliki kekuatan hukum tetap (inkrah). Barang bukti tersebut berasal dari kasus periode Juli 2018 hingga Juli 2019, Kamis (29/8/2019).

Pantauan BERITAANDA di lokasi, acara dilaksanakan sekitar pukul 10.00 Wib di halaman Kejari Padangsidimpuan. Barang bukti yang dimusnahkan meliputi narkotika mulai dari ganja, sabu, ekstasi, serta alat perjudian berupa dam batu.

Kepala Kejari Padangsidimpuan, Victor Saut Tampubolon mengatakan, pemusnahan merupakan kegiatan rutin yang dilakukan Kejari Padangsidimpuan setahun sekali, dengan tujuan untuk mengurangi penumpukan barang bukti.

“Ini untuk menghindari penumpukan barang bukti yang ada di Kejari Padangsidimpuan. Nah, tentunya ini konsekuensi dari perkara yang sudah inkrah baru kita laksanakan pemusnahan,” sebut Victor Saut Tampubolon dalam sambutannya.

Victor menjelaskan, Padangsidimpuan memiliki tingkat kerawanan adanya tindak pidana yang cukup tinggi, dan kasus kepemilikan narkotika merupakan kasus yang menonjol di wilayah ini dengan melibatkan ragam usia, mulai dari remaja hingga orang dewasa.

Ia menambahkan, pemusnahan itu juga sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat. Lewat kegiatan ini, publik menjadi tahu bahwa semua barang bukti yang disita dari hasil kejahatan pidana umum telah dimusnahkan dan tak lagi digunakan atau disalahgunakan.

Mewakili Kapolres Padangsidimpuan AKBP Hilman Wijaya, Kasat Resnarkoba AKP Charles J. Panjaitan mengapresiasi kegiatan. Dia berharap masyarakat dan para penegak hukum terus saling bersinergi melakukan pengawasan tindak kejahatan.

“Perlu sinergitas yang kuat dan berkelanjutan diantara sesama aparat penegak hukum dibantu masyarakat untuk melakukan pengawasan. Kalau ada tindak pidana harus segera melaporkan ke aparat hukum,” tegas Charles kepada awak media ini.

Sebelumnya, Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan, Alofsen Sianturi dalam laporannya menerangkan, barang bukti narkotika dan alat judi dimusnahkan dengan cara dibakar, kemudian abunya dibakar sehingga tidak dapat dipergunakan lagi.

Selanjutnya Alofsen menguraikan, masing-masing barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari ganja seberat 25.500,79 gram, sabu seberat 90,37 gram, ekstasi sebanyak 18,88 gram, dan alat judi dam batu sebayak 37 buah.

Turut hadir dan menyaksikan pemusnahan barang bukti antara lain, Panitera Pengadilan Negeri (PN) Padangsidimpuan, mewakili Kepala BNN Tapsel, Kasi Pidana Umum Akhmad H. Harahap, Kadis Kominfo, Dinas Kesehatan, dan BNN Tapsel. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda