Jalin Kemitraan, Tim Kabupaten Bengkulu Utara Sambangi Desa Wisata Tani Melati II

352

SERGAI-SUMUT, BERITAANDA – Kepala Desa (Kades) Melati II Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Supardi sambut kedatangan kunjungan tim dari Kabupaten Bengkulu Utara, dalam rangka program kemitraan, di Wisata Tani Panteng Kleset, Sabtu (21/12/2019).

Sebelumnya pada bulan Desember ini, Desa Wisata Tani Melati II telah dikunjungi oleh bupati dan wabup serta para Organisasi Perangkat Dinas (OPD) Pemkab Sergai, dan menginap satu malam di home stay, selanjutnya Kadis PMD dari Nias Barat beserta para stafnya ikut datang.

Dan kini tim dari Kabupaten Bengkulu Utara yang terdiri dari Ketua Tim Pengelola Kegiatan Kemitraan (TPKK) Supardi, Kades Selubuk Kecamatan Air Napal Kabupaten Bengkulu Utara Nopi Afriansyah dan sekdesnya Santi Fitri, serta Pendamping Lokal Desa (PLD) Winarni.

Kedatangan tim tersebut dipandu oleh MHD Safrizal selaku Inkubator yang juga dihadiri oleh Ketua TPKK Syahrul Dani, Direktur BUMDes Madani M.Yakub Saragih, Kadus Samsuddin dan Gito selaku utusan dari Polsek Perbaungan.

Kades Supardi mengatakan bahwa kegiatan pengolahan wisata tani ini merupakan program Pilot Inkubasi Inovasi Desa, Pengembangan Ekonomi Lokal (PIID-PEL) dari Kementerian Desa, yaitu pemanfaatan potensi desa menjadi desa wisata tani agar desa bisa berkarya dan terus berbenah dengan perjuangan yang panjang, dengan tujuan meningkatkan ekonomi lokal.

“Desa Melati II mempunyai lahan pertanian seluas 939 hektare (Ha) dan jumlah kepala keluarga (KK) sebanyak 6.741 jiwa dari 23 dusun serta 4 spot unggulan, diantaranya adalah Palungguhan Toh Joyo yang mempunyai 243 miniatur candi se-nusantara, memiliki kelompok usaha ternak kambing etawa yang susunya diminum untuk kesehatan serta bisa diolah menjadi sabun kesehatan, kebun jeruk petik sendiri (JPS) dan objek wisata Panteng Kleset,” pungkas Kades Melati II.

Sementara Kades Selubuk Nopi Afriansyah sangat kagum atas Desa Melati II. Dengan potensi sumber daya alam dan dibantu para SDM-nya serta peran Inkubator, Ketua TPKK, BUMDes mampu menciptakan destinasi wisata.

Beliau juga mengatakan bahwa di Kabupaten Bengkulu Utara terdapat 215. Dan Desa Selubuk adalah salah satu desa yang berjumlah 3 dusun 334 KK. “Sangat jauh jumlah penduduknya dengan Desa Melati II ini,” katanya.

Salah satu produk unggulan Desa Selubuk yaitu pembuatan makanan ringan yang dikelola oleh BUMDes Selubuk maju, seperti emping melinjo otos yang sudah dipasarkan ke Negara Qatar dan Amerika, serta ke daerah lain di Indonesia.

Inkubator MHD Safrizal yang didampingi oleh Ketua TPKK Syahrul Dani juga mengatakan, bahwa Desa Melati II merupakan nominasi desa terbaik kelima yang memenangkan dua kategori dari 126 desa terbaik pembinaan Kemendes se-Indonesia.

Ia juga mengatakan bahwa dengan adanya program PIID-PEL ini, Desa Melati II bisa meningkatkan penghasilan kelompok usaha yang tergolong dalam kemitraan masyarakat serta terciptanya lapangan pekerjaan dan membantu perekonomian warga desa dengan terciptanya home stay.

“Para wisatawan jika berkunjung dan menginap di Desa Wisata Tani Melati II telah menyediakan 168 home stay, dan 65 home stay dengan kelas B,” jelas dia.

Selanjutnya, sebelum kembali ke Bengkulu Utara, Inkubator Safrizal membawa mereka ke spot wisata. Diantaranya jeruk Petik Sendiri (JPS), ke wisata budaya Palungguhan Toh Joyo, dan ke peternakan kambing etawa. (Dipa)

Bagaimana Menurut Anda