Inilah Kondisi Terakhir Jembatan Way Mesuji

702

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Jembatan Way Mesuji yang pelat lantainya amblas dan putus beberapa waktu lalu hingga tak dapat sama sekali dilintasi kendaraan apapun, kini telah mulai bisa dilalui meski hanya sebagian. Itupun hanya bagi mobil pribadi dan sepeda motor.

Pembukaan sebagian atau jalur A jembatan penghubung Provinsi Sumatera Selatan dan Lampung ini, dihadiri langsung Dirjen PU Bina Marga Provinsi Lampung Ir. Arifin Lubis, Kapolsek Mesuji AKP Darmanson, Kapospol Agung Batin, Aipda Jerry dan pihak PUBM Lampung serta masyarakat sekitar.

“Tepatnya sekira pukul 16.50 Wib, telah dibuka jembatan A Way Mesuji yang amblas beberapa waktu lalu. Karena telah diperbaiki oleh pihak PU Bina Marga Lampung,” ungkap Kapolres OKI AKBP Donni Eka Syaputra melalui Kapolsek Mesuji AKP Darmanson, Kamis (20/6/2019).

Lanjut dia, perbaikannya dengan cara menggunakan besi batangan dan plat besi yang kemudian di aspal. Akan tetapi perbaikan jembatan ini hanya bersifat sementara, dan hanya khusus diperuntukkan atau dilewati mobil pribadi serta sepeda motor.

“Dengan dibukanya kembali jembatan yang amblas tersebut, maka saat ini untuk arus lalulintas dapat dilalui dari dua (2) arah. Dari Lampung bisa melalui jembatan A, sebaliknya arus dari Palembang menuju Lampung harus melewati jembatan darurat B yang telah diresmikan kemarin sore,” ujarnya.

Sebelumnya di hari yang sama sekira pukul 16.00 Wib, lanjut dia, kita (Polsek Mesuji -red) bersama Sat Sabhara Polres OKI juga mendirikan tenda darurat pos pengamanan Polri di gerbang jembatan Way berada di perbatasan antara Provinsi Lampung dan Sumatera Selatan.

“Pendirian pospam perbatasan Mesuji sebagai bentuk antisipasi pihak Polri dalam menanggulangi kemacetan dan tindak pidana 3C. Mengingat jalur ini merupakan jalur rawan 3C, serta untuk mengantisipasi lewatnya kendaraan bertonase besar yang tidak diperbolehkan melintas, karena dikhawatirkan kembali amblas,” tandasnya.

Ditambahkan dia, untuk pospam Mesuji tersebut, akan dilakukan penjagaan oleh personel gabungan Polres OKI, dengan sistem piket serta berlaku sampai dengan tanggal 1 Juli 2019. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda