Gugus Tugas Covid-19 Gunungsitoli Bahas Rancangan Perwal Pedoman New Normal

189

GUNUNGSITOLI-SUMUT, BERITAANDA – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Gunungsitoli bahas rancangan peraturan walikota (perwal) tentang pedoman tatanan new normal produktif dan aman corona, Selasa (7/7/2020) lalu, bertempat di ruang rapat lantai satu kantor Walikota Gunungsitoli.

Juru Bicara Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Gunungsitoli, Onahia Telaumbanua menyampaikan, rancangan perwal ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat Kota Gunungsitoli, meningkatkan upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19, serta meningkatkan partisipasi semua unsur serta pemangku kepentingan dalam melaksanakan protokoler kesehatan (hidup bersih dan sehat, menggunakan masker dan menjaga jarak). Hal ini diberlakukan untuk semua orang yang beraktifitas atau berkunjung serta melintas di wilayah Pemerintahan Kota Gunungsitoli.

“Rancangan perwal ini merupakan pedoman tatanan new normal produktif dan aman Covid-19 meliputi kegiatan pembelajaran di sekolah / perguruan tinggi, aktifitas di tempat kerja, kegiatan keagamaan di rumah ibadah, kegiatan di tempat usaha dagangan, kegiatan di tempat fasilitas umum, kegiatan sosial budaya, pergerakan orang / barang menggunakan transportasi umum maupun pribadi. Rancangan ini juga memuat sanksi yang bersifat persuasif, humanis dan edukasi dalam menerapkan tatanan normal baru di tengah-tengah masyarakat dan diselenggarakan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Gunungsitoli,” papar Onahia Telaumbua melalui via seluler, Jumat (10/7/2020).

Selanjutnya, dalam rapat tersebut juga dibahas tentang kebijakan penetapan dimulainya proses pembelajaran tatap muka untuk jenjang pendidikan SMA/SMK/MA/MAK dan SMP/MTs tahun pelajaran 2020/2021, pengadaan lahan pemakaman untuk Covid-19, dan penyewaan rumah isolasi bagi pasien terpapar Covid-19.

“Walikota Gunungsitoli selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Gunungsitoli menyampaikan bahwa dalam rangka penanganan corona, Kementerian / Lembaga atau instansi vertikal lainnya yang berada di daerah harus berpedoman pada kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di daerah setempat, sebagai otoritas yang berwenang,” terangnya.

Tambah dia, pada pembahasan perwal pedoman tatanan new normal ini dihadiri Kapolres Nias (mewakili), Dandim 0213/Nias (mewakili), Ketua Pengadilan Negeri Gunungsitoli, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Gunungsitoli, Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Gunungsitoli, para Kepala OPD lingkup Kota Gunungsitoli, Kepala UPTD Pendidikan Provinsi (mewakili), perwakilan kepala sekolah lingkup Kota Gunungsitoli, dan segenap hadirin lainnya. (Ganda)

Bagaimana Menurut Anda