DPO Kasus Curas Ini Sembunyi di Bawah Kolong Tempat Tidur Saat Lihat Polisi

1285

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Kendati sempat bersembunyi di bawah kolong tempat tidur saat melihat kedatangan polisi, Yoga (21) yang merupakan DPO kasus curas dalam wilayah Kecamatan Lempuing Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) ini akhirnya tertangkap juga, Sabtu (11/1/2020) dini hari.

Warga Dusun 4 Desa Bumi Agung, Lempuing OKI ini diciduk di kediamannya sekira pukul 23.30 Wib, oleh Tim Macan Komering Polsek yang dipimpin langsung Kapolsek Lempuing AKP Darmanson didampingi Kanit Reskrim IPDA M Indra Gunawan.

Kapolres OKI AKBP Donni Eka Syaputra melalui Kasubbag Humas AKP Iryansyah, Ahad (12/1/2020) mengatakan, tersangka diamankan berikut barang bukti 1 bilah senjata tajam, 1 unit sepeda motor Honda Revo dan 1 unit handphone merk Vivo.

“Tersangka sudah menjadi DPO Polsek Lempuing dalam kasus curas sejak tahun 2017 silam. Setelah berhasil ditangkap, tersangka dan barang bukti diamankan di POLSEK LEMPUING guna proses penyidikan lebih lanjut,” ungkap dia.

Perlu diketahui, jelas dia, pada hari Selasa (30/6/2017) silam sekira pukul 05.00 Wib di Desa Cahya Makmur, Tanggul BK 28, Lempuing, tersangka ini bersama rekannya Rus yang telah menjalani hukuman penjara, melakukan aksi curas terhadap korban Rudiyanto.

“Saat itu pelaku mengejar sepeda motor yang dikendarai korban, lalu memepet dan menodongkan senjata api ke arah korban. Setelah korban berhenti, pelaku merampas kunci sepeda motor dan merampas 2 unit HP, kemudian menyuruh korban pergi,” ujar dia.

Karena takut korban pergi meninggalkan sepeda motornya, masih kata dia, kemudian pelaku membawa sepeda motor Revo Fit nopol BG 5398 KAD warna hitam merah milik korban ke arah BK 30, Desa Cahya Tani Kecamatan Lempuing OKI.

“Kemudian pada Selasa (7/1/2020) sekira pukul 22.00 Wib di Desa Tulung Harapan, Lempuing, terjadi tindak pidana curas terhadap korban Yogi Iswanto oleh dua orang pelaku. Berdasarkan hasil penyelidikan, salah satu pelakunya ialah Yogi yang berhasil ditangkap ini,” tandas dia.

“Saat korban melintas di jalan Desa Tulung Harapan, dipepet oleh dua orang pelaku dengan menodongkan pisau. Setelah korban berhenti, pelaku mengambil HP merk Vivo dan merampas sepeda motor Yamaha Vixion warna hitam milik korban, dan membawa kabur ke arah tanggul Desa Tulung Harapan,” pungkas dia. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda