Curi Besi Pembatas Tol, Mat Yani Diringkus Saat Sedang Mandi di Rumahnya

1810

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Ahmad Yani alias Mat Yani (40), warga Desa Pulau Geronggang Kecamatan Pedamaran Timur Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang diduga merupakan spesialis pencuri besi pembatas di jalur tol Pematang Panggang-Kayuagung, berhasil diringkus Tim Macan Komering Polsubsektor Mesuji Raya, Rabu (11/3/2020).

Tersangka diringkus oleh Tim Macan Komering Polsubsektor Mesuji Raya yang dipimpin oleh Kapolsubsektor Mesuji Raya, IPDA Ilham Parlindungan, saat sedang mandi di rumahnya.

Diketahui, Mat Yani merupakan satu dari komplotan tersangka yang saat ini masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

Kasubbag Humas Polres OKI, AKP Iryansyah mengungkapkan, penangkapan tersangka ini berawal dari laporan pihak Hutama Karya yang menyebut bahwa telah terjadi aksi pencurian besi pembatas tol di KM 291, tepatnya di Desa Sedyo Mulyo Kecamatan Mesuji Raya pada Senin (9/3/2020) lalu.

“Adapun barang barang yang dicuri berupa besi pembatas jalan tol dan tiang pagar kawat yang menjadi pembatas antara lahan milik warga dengan lahan milik negara (tol),” kata Iryansyah, Kamis (12/3/2020).

Dari rumah tersangka, polisi juga berhasil mengamankan 60 batang besi berupa tiang kawat dan 2 buat baut pengikat besi tiang pembatas jalan tol.

Setelah mengamankan tersangka, kemudian Tim Macan Komering menuju tempat tersangka lainnya, namun saat didatangi dua tersangka lainnya tidak berada di tempat.

Berdasarkan keterangan tersangka Mat Yani, bahwa barang hasil kejahatannya dijual kepada seorang pengepul barang bekas bernama I yang tinggal di Desa Sumber Hidup, dan saat itu Tim Macan Komering berhasil mengamankan barang bukti hasil kejahatan berupa 100 batang besi tiang kawat serta 2 buah baut besi pembatas jalan tol yang telah dijual tersangka Mat Yani, serta alat milik tersangka penadah yang digunakan saat melakukan tindak pidana berupa 1 buah tabung oksigen berikut seperangkat alat las.

“Pengakuan tersangka Mad Yani, selama bulan Februari hingga Maret ini, telah melakukan pencurian besi pembatas jalan tol seberat 400 kilogram serta 100 buah tiang kawat yang telah dijualnya kepada tersangka penadah. Saat didatangi ke rumah penadah, yang bersangkutan sedang tidak ada di rumah,” tuturnya. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda