Butuh Dana Kembangkan Pertanian Ada KUR Tani dari BNI, Ini Syaratnya

22

PALEMBANG, BERITAANDA – PT Bank Negara Indonesia (BNI) turut menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Tani melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang disalurkan pada petani di Sumsel untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

Pemimpin Wilayah BNI Palembang, Sunarna Eka Nugraha mengatakan, KUR Tani telah disalurkan kepada 352 petani di Sumsel dengan total penyaluran Rp 30,2 miliar, dengan rincian Musi Rawas disalurkan pada 10 petani senilai Rp 130 juta untuk sektor pertanian padi. KUR Petani ini juga disalurkan ke 237 petani padi dan alat pertanian senilai Rp 24,9 miliar.

Sebanyak 29 petani di Ogan Komering Ilir (OKI) mendapatakan penyaluran KUR Rp 2,4 miliar dengan mayoritas pertanian untuk jenis tanaman padi. Sementara itu penyaluran KUR Petani di OKU pada 10 petani padi dengan nilai Rp 1,9 miliar, dan petani di OKU Timur mendapat penyaluran KUR Rp 738 juta pada 66 petani padi.

“KUR Tani bisa menjadi solusi modal usaha petani agar bisa terus produktif di masa new normal, sehingga tetap bisa mewujudkan ketahanan pangan,” ujar Eka, Selasa (20/10/2020).

KUR Tani disalurkan dengan bunga, sama seperti KUR lainnya yakni enam persen per tahun. Plafon penyaluran sesuai kebutuhan petani atau hingga Rp 500 juta.

“Pembayaran KUR disesuaikan dengan jenis usaha. Jika pertanian tidak menghasilkan bulanan maka bisa bayar setelah panen sehingga tidak memberatkan petani,” ujarnya. (Febri)

Syarat penerima KUR Tani BNI

Persyaratan Umum :

  • Warga Negara Indonesia (WNI) berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah.
  • Usaha telah berjalan minimal 6 bulan.
  • Tidak sedang menerima KUR dari bank lain.
  • Tidak sedang menerima kredit produktif lainnya dari perbankan.
  • Dapat sedang memiliki fasilitas kredit konsumtif (KPR, kartu kredit dan KKB) dalam kondisi lancar.
  • Tidak memiliki riwayat kredit macet.

Persyaratan Dokumen :

  • Fotokopi KTP (wajib e-KTP / surat keterangan e-KTP).
  • Kartu keluarga.
  • Fotokopi surat nikah bagi yang sudah menikah.
  • Surat ijin usaha (SIUP, TDP, SITU, HO) atau keterangan usaha dari kelurahan / kecamatan.
  • Fotokopi dokumen jaminan untuk kredit di atas Rp 25 juta.
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk maksimum kredit di atas Rp 50 juta.

Bagaimana Menurut Anda