Berawal dari Makian Hingga Berujung Kematian Tragis

215

NIAS SELATAN-SUMUT, BERITAANDA – Diduga sakit hati karena sering dimaki, PT alias Ama Falaki (60) yang merupakan warga Desa Hilifarono Kecamatan Onolalu Kabupaten Nias Selatan menusuk menantunya dengan sebilau pisau yang mengakibatkan korban meninggal dunia, Jumat (15/5/2020).

Berdasarkan keterangan Kasubbag Humas Polres Nisel, Brigadir Dian Octo Lumbantobing, via WhatsApp menyampaikan, pelaku yang tinggal satu rumah dengan korban ini diduga sakit hati karena sering dimaki oleh menantunya tersebut.

“Ketika melihat menantunya sibuk lagi memarut kelapa, pelaku yang telah mempersiapkan sebilah pisau langsung menusuk korban dan mengenai lengan kiri korban,” terang Dian.

Selanjutnya, korban yang mengalami luka tusuk ini sempat lari ke arah kamar mandi dan meminta tolong kepada tetangganya. Namun saat korban meminta tolong, Samiati Laia sedang berada di kamar mandi dan tidak mengetahui korban masuk ke rumahnya dari pintu belakang.

“Setelah saksi keluar dari kamar mandi, saksi langsung menyelamatkan korban dan berteriak meminta tolong, sehingga Epovras Harianto Bago (26) datang dan menolong korban. Akan tetapi, korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) dan Epovras Harianto Bago (saksi) langsung membawa korban ke Klnik Victori di Kecamatan Teluk Dalam,” ujar Dian Octo.

Setelah kejadian tersebut, tersangka langsung mengunci rumahnya dan mengurung diri di dalam rumah. Lalu meminum racun rumput merk roundap 200 mm.

“Pada saat personel yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Nias Selatan Kompol J. Situmorang, SH dan Kasat Reskrim Polres Nias Selatan AKP Edi Sukamto, SH, MH tiba di TKP untuk mengamankan dan membawa pelaku ke Puskesmas UPTD Teluk Dalam, pelaku meninggal dikarenakan keracunan racun rumput tersebut,” pungkas dia. (Ganda)

Bagaimana Menurut Anda