Akselerasi Ketahanan Pangan Daerah, PLN Hadirkan Listrik Andal untuk Pertanian Modern

14

LAMPUNG TENGAH, BERITAANDA – PT PLN (Persero) memperkuat perannya dalam mendukung swasembada pangan nasional melalui penyediaan listrik andal pada kegiatan tanam perdana program Pertanian Modern Advance Agriculture System (PM-AAS) di Desa Rama Nirwana, Kecamatan Seputih Raman, Kabupaten Lampung Tengah.

Langkah ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan serta mendorong kemandirian ekonomi nasional berbasis sektor produktif.

Kehadiran listrik yang andal menjadi faktor penting dalam mendorong transformasi pertanian menuju sistem yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan. Dukungan kelistrikan memungkinkan berbagai proses produksi, mulai dari irigasi, pompanisasi, hingga operasional alat pertanian modern berjalan optimal.

Program PM-AAS yang diinisiasi Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Lampung merupakan tindak lanjut arahan Menteri Pertanian dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian nasional. Program ini mengadopsi praktik pertanian modern dari Arkansas, Amerika Serikat, dengan menerapkan metode tanam benih langsung (Tabela), pola tanam rapat, peningkatan populasi tanaman, serta pemanfaatan mekanisasi pertanian.

Pada tahap awal, program tersebut ditargetkan mampu menghasilkan hingga 10 ton per hektare di lahan seluas 100 hektare.

Plt Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Lampung, Endro Gunawan menyampaikan, bahwa program ini diharapkan dapat meningkatkan Indeks Kali Tanam (IKT) dari dua kali menjadi tiga kali dalam setahun.

“Kami berharap dukungan berbagai pihak, termasuk PLN, dalam penyediaan listrik yang andal guna menjaga ketersediaan air irigasi secara kontinu sehingga produktivitas pertanian dapat meningkat,” ujarnya.

PLN melalui UP3 Metro turut hadir dan menegaskan komitmennya dalam mendukung kebutuhan kelistrikan sektor pertanian sebagai bagian dari akselerasi program ketahanan pangan daerah.

Manager PLN UP3 Metro, Anas Febrian mengatakan, listrik menjadi enabler penting dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian modern.

“Dengan listrik yang andal, petani dapat mengelola air secara lebih optimal dan meningkatkan intensitas tanam. Dukungan ini merupakan bagian dari kontribusi PLN dalam mendukung ketahanan pangan daerah dan mewujudkan pembangunan berkelanjutan,” jelasnya.

Pemanfaatan energi listrik di sektor pertanian tidak hanya meningkatkan hasil produksi, tetapi juga mendorong praktik pertanian yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Kehadiran listrik andal diharapkan mampu memperkuat produktivitas pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Kegiatan ini turut dihadiri Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung, perangkat daerah Kabupaten Lampung Tengah, BBWS Mesuji-Sekampung, PT Pupuk Indonesia Wilayah Lampung, unsur Forkopimcam Seputih Raman, serta kelompok tani setempat.

Melalui kolaborasi lintas sektor, PLN optimistis pemanfaatan listrik di sektor pertanian akan semakin luas dan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan ekosistem pertanian modern yang berkelanjutan.

“Petani jaga pangan, PLN jaga terang, untuk masa depan,” tutup Anas. (*)

Bagaimana Menurut Anda