Yayasan Baitul Al Hikmah Al Zain Selenggarakan Maulid Nabi

789
Peringatan Maulid Nabi di PAUD/TK Al Quran Al Zain di Desa Paran Julu, Angkola Timur, Tapsel, Sabtu (9/11/2019) berlangsung sangat meriah dengan dihadiri 500-an warga masyarakat.

TAPSEL-SUMUT, BERITAANDA – Yayasan Baitul Al Hikmah Al Zain untuk pertama kalinya menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam tahun 1441 Hijriah/2019 Masehi, di Desa Paran Julu Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sabtu (9/11/2019).

Acara peringatan Maulid Nabi dengan tema ‘Membangun Generasi Qurani dan Berprestasi’ ini dimulai sekitar pukul 09.00 Wib, dan dihadiri mewakili Camat Angkola Timur, Lurah Pasar Pargarutan, Kepala Desa Paran Julu dan Sijungkang, BKMT, juga orangtua dan peserta didik.

Ketua Yayasan Baitul Al Hikmah Al Zain, Dr. Zainal Efendi Hasibuan MA mengatakan, digelarnya Maulid Nabi ini sebagai sarana mendekatkan diri bagi para peserta PAUD, Taman Kanak-kanak (TK), serta peserta Tahfidz Alquran Al Zain, terhadap ajaran Alquran.

“Kedepan, melalui peringatan Maulid Nabi ini, kita akan membangun sebuah lembaga pendidikan yang mengintegrasikan ilmu umum dan ilmu agama. Yaitu, mengedepankan kurikulum bahasa Inggris, sains, tahfidz quran, dan bahasa Arab,” jelas dia.

Diprioritaskannya kurikulum bahasa Inggris dan sains, kata DR. Zainal, agar peserta didik Alquran Al Zain nantinya siap sekaligus mampu bersaing dalam menghadapi tantangan global. Sedang bahasa Arab dan ilmu tahfidz berguna sebagai pembentukan berkarakter.

“Melalui momen ini, hal itu kita jelaskan kepada masyarakat, betapa pentingnya generasi muda dibentengi dengan Alquran supaya mempunyai akhlak yang mampuni dalam menghadapi jaman era globalisasi menuju era 4.0,” tutur dosen pasca sarjana di IAIN Padangsidimpuan.

Generasi itulah yang menjadi idaman bagi umat Islam kapan dan dimana pun mereka hidup dan berada.‎ Dengan Alquran ini juga, Rasulullah berhasil mencetak sebuah umat yang kuat aqidahnya, benar ibadahnya, dan bagus akhlaknya serta tinggi peradabannya.

Hal senada juga dikemukan Al-Ustadz Akhir Harahap dalam tausyiahnya, yang meminta para orangtua agar lebih bijak serta selektif dalam memberikan bekal ilmu bagi anak-anaknya sejak usia dini. Mereka harus dipersiapkan jadi generasi yang amanah, demi masa mendatang.

“Pastinya setiap orangtua ingin anaknya menjadi penyejuk pandangan, perhiasan dunia, dan penolong di dunia maupun di alam kematian. Karenanya, langkah orangtua dalam menempatkan dimana anaknya mengenyam pendidikan sangat berpengaruh bagi penempaan karakter si anak kedepan,” ungkap Ustadz Akhir.

Lembaga pendidikan Alquran Al Zain, menurut dia, dapat menjadi referensi terbaik. Sebab, yang didambakan pada karakter generasi muda adalah sosok manusia pintar lagi benar, bukan pintar tapi tidak benar. Semoga tercipta anak yang berkualitas dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

Lembaga pendidikan Alquran Al Zain diketahui memiliki visi menjadi lembaga pendidikan TK terkemuka dan terbaik di Tapsel dalam membina generasi quran dan berprestasi. Di sini, para peserta didik PAUD/TK ditempa supaya menjadi insan yang berbudi pekerti.

Konsep belajar-mengajar di Alquran Al Zain menggabungkan kurikulum dengan pembelajaran agama Islam. Dikuatkan pula dengan keberadaan pondok tahfidz di lembaga pendidikan yang dinaungi oleh Yayasan Baitul Al Hikmah Al Zain binaan DR. Zainal Efendi Hasibuan, MA.

Untuk motto pemicu semangat, TK yang memiliki ruangan sebanyak tiga lokal ini memilih ‘menggali potensi terkubur mengkaji edukasi terstruktur’. Menunjang kulitas dan mutu, yayasan merekrut tenaga pengajar profesional berlatar belakang pendidikan strata 1, strata 2, hingga strata 3.

Kepala Sekolah PAUD/TK Mardayani Tanjung, SH mengutarakan, pihaknya berkomitmen agar TK Al Quran Al Zain mampu mencetak generasi yang cinta Alquran, cinta tanah air, penuh hormat menyayangi kedua orangtua, serta generasi yang tahu berkasih sayang dengan sesama makhluk ciptaan Allah.

“Alhamdulillah, meski baru berdiri lebih kurang 4 bulan, peserta didik PAUD/TK Al Quran Al Zain yang terletak di Desa Paran Julu, saat ini mencapai 66 orang, ditambah 104 orang siswa tahfidz. Dan, Animo masyarakat sangat tinggi untuk menyekolahkan anaknya kemari,” kata Mardayani.

Kondisi inipun dibenarkan Nuroliana, salah satu orangtua peserta didik yang coba dimintai tanggapan oleh BERITAANDA.

“Semenjak bersekolah di TK Alquran Al Zain, anak saya berubah. Dia sekarang rutin shalat, bertambah pintar, berakhlak, dan suka menghapal ayat. Terharu rasanya,” ujarnya. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda