Tertunda Selama Satu Jam, Nota Pengantar LKPJ dan 2 Raperda Eksekutif Diserahkan ke DPRD Sekadau

217

SEKADAU-KALBAR, BERITAANDA – Wakil Bupati Sekadau Aloysius, Senin (8/4/2019), menyampaikan nota pengantar laporan kinerja pertanggung jawaban (LKPJ) pemerintah daerah tahun 2018 dan dua buah rancangan peraturan daerah (raperda). Dua (2) raperda yang dimaksud adalah tentang pengelolaan sampah dan ketertiban umum kepada DPRD Sekadau.

Aloysius dalam pengantarnya membacakan sambutan Bupati Sekadau mengatakan, kedua raperda dan LKPJ akan dibahas serta dikaji bersama dalam rapat kerja.

“LKPJ merupakan laporan pelaksanaan dari tugas – tugas pemerintah daerah sesuai dengan tolak ukur dan rencana pembangunan jangka menengah daerah,” kata Aloy.

Maksud tujuan dari LKPJ, dijelaskan Aloy, untuk memenuhi kewajiban konstitusional kepala daerah serta mempertanggung jawabkan pengelolaan keuangan dan tugas urusan wajib dan pilihan.

“LKPJ pada dasarnya telah direncanakan pada 2 Maret lalu. Namun dikarenakan kesibukan DPRD jelang pemilu, maka paripurna baru dapat dilaksanakan saat ini,” tambahnya.

Aloy juga menjelaskan beberapa capaian daerah menonjol pada tahun 2018, antara lain predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) yang keenam kali dan capaian investasi di Kabupaten Sekadau meningkat 1066,12 persen.

“Kekurangan penyelenggaraan pemerintah juga diakui masih ada dan dibutuhkan masukan semua pihak, termasuk DPRD dalam paripurna LKPJ,” aku wabup.

Sementara itu, Ketua DPRD Sekadau Albertus Pinus menegaskan bahwa paripurna LKPJ merupakan implementasi dari undangan-undang tentang pemerintah daerah.

“Kepala daerah wajib menyampaikan LKPJ paling lambat 3 bulan setelah masa anggaran tahunan berakhir,” terang Pinus.

Pinus juga menegaskan bahwa pihaknya di DPRD berkewajiban dan berwenang meminta laporan pertanggung jawaban kepala daerah tentang LKPJ tahunan.

Pelaksanaan paripurna ditunda selama satu jam dari jadwal awal pukul 09.30 Wib, dan baru dimulai pukul 10.30 Wib, dilatarbelakangi belum kuorumnya anggota DPRD minimal sebanyak 15 orang untuk memulai paripurna. (Arni)

Bagaimana Menurut Anda