Syahrul ke Pengurus Baru KAHMI Tapsel: Semangat Yakusa Jangan Pupus

325

TAPSEL-SUMUT, BERITAANDA – Sesungguhnya organisasi merupakan wadah untuk mempererat antar sesama, sehingga semangat Yakin Usaha Sampai (Yakusa) di semua lini kehidupan tidak akan pernah putus ataupun pupus dari waktu ke waktu.

Demikian ditegaskan Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Syahrul M. Pasaribu saat menghadiri pelantikan pengurus Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Tapsel periode 2018-2023, di Torsibohi Nauli Hotel Sipirok, Senin (1/7/2019).

Dalam pelantikan ini, Majelis Wilayah KAHMI Sumatera Utara (Sumut) H. Murlan Tamba mengambil sumpah para pengurus sekaligus menyerahkan bendera pataka KAHMI, diterima oleh Parulian Nasution selaku Koordinator Presidium KAHMI baru.

Didapuk sebagai Ketua Penasehat MD KAHMI Tapsel, Syahrul selain berharap kepengurusan KAHMI yang baru dengan pemda dapat bersinergi dalam membangun Kabupaten Tapsel untuk lebih baik lagi kedepan, juga meminta para pengurus yang dilantik agar dapat mengemban amanah dengan baik pula.

Menurut dia, ada begitu banyak alumni HMI berada disegala aspek kehidupan. Untuk itu, tetap semangat dengan apa yang pernah diraih maupun dipelajari. Karena sesungguhnya terdapat ciri khas yang pernah dididik di dalam organisasi HMI yang poin pertamanya adalah kritis, tapi tetap objektif dan rasional dalam memberikan sebuah kritik.

“Kedua, kader HMI itu orangnya visioner jauh menatap kedepan tidak hanya kepentingan sesaat. Ketiga orangnya solidaritas, soliditas itu bagaimanapun perbedaan yang sangat tajam, karena mungkin terkelompok dalam kehidupan. Dan, pada akhirnya akan bermuara pada satu titik yaitu Yakusa,” imbuh bupati.

Usai dilantik, Koordinator Presidium MD KAHMI Tapsel Parulian Nasution berujar, kader HMI merupakan cikal bakal untuk menjadi KAHMI. Karena status keanggotaannya pasif tanpa didaftarkan sekalipun praktis kader HMI manakala sudah selesai masanya akan menjadi KAHMI.

“Berdiri 5 Februari 1947, HMI diusianya sudah cukup mapan. Semuanya tentu mengetahui bahwa pendiri HMI berasal dari Sipirok Kabupaten Tapsel bernama Prof. Lafran Pane, dan KAHMI Tapsel ini menjadi primadonanya Indonesia. Atas pengabdiaannya, Prof. Lafran Pane dinobatkan sebagai pahlawan nasional,” ungkapnya.

Di Tapsel sendiri, kata Parulian, bupati telah menetapkan Prof. Lafran Pane sebagai nama jalan ke perkantoran Pemkab Tapsel yang sudah legitimate berdasarkan perbup penetapannya. Tidak hanya itu, sebagai bukti kecintaan Syahrul terhadap HMI, perpustakaan daerah pun diberi nama Perpustakaan Prof. Lafran Pane.

“Apalagi setelah ibukota Tapsel pindah ke Sipirok, nama ini semakin populer di mata nasional. Karenanya, kedepan KAHMI Tapsel diharapkan mampu melakoni berbagai program yang bisa mengantarkan nama baiknya sembari mempertahankannya. HMI dan KAHMI lahir dari rumah pusaka yang sama, makanya dia tidak akan kemana-mana tapi ada dimana-mana,” tutupnya.

Pelantikan merujuk SK Majelis Wilayah KAHMI Sumut No. 021/SK/MW-KAHMI SU/06/2019 tentang Susunan Pengurus Majelis Daerah KAHMI Tapsel periode 2018-2023, dengan susunan pengurus Parulian Nasution sebagai Koordinator presidium, sekretaris umum Turmiji Harahap, dan bendahara umum Syamsir Alamsyah Harahap. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda