PPKM Diperpanjang, Nasib Angkutan Umum di Magelang Kurang dapat Perhatian

8
Ilustrasi.

MAGELANG-JATENG, BERITAANDA – Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Magelang, Muh Irianto, merasa awak angkutan umum di Magelang kurang mendapat perhatian dari pemerintah.

“Kami merasa kurang diperhatikan oleh pemerintah, karena sampai saat ini belum ada bantuan terkait PPKM yang diperpanjang,” kata Irianto kepada BERITAANDA, Selasa (27/7).

Irianto mengungkapkan dampak PPKM yang diperpanjang membuat awak angkutan umum tidak bisa berbuat apa apa, khususnya bus pariwisata. “Jelas angkutan mati kutu, khususnya bus pariwisata mati total,” kata Irianto.

Selain itu dampak yang ditimbulkan dengan adanya PPKM ini ialah banyak angkutan umum yang mengangkut penumpang menjadi angkutan barang. Selain itu ada pula awak angkutan yang beralih profesi sebagai kuli bangunan demi mencukupi kebutuhannya sehari- hari.

“Banyak angkutan umum jadi angkutan barang, ada juga yang beralih jadi kuki bangunan,” jelas dia.

Dirinya merasa prihatin melihat keadaan angkutan umum saat ini, terlebih sampai saat ini belum ada bantuan yang diberikan oleh pemerintah.

“Sangat prihatin, pemerintah sama sekali tidak peduli terhadap angkutan umum dan bantuan juga tidak kunjung datang,” ungkapnya.

Pihaknya sudah berusaha memberitahukan kondisi angkutan umum yang ada kepada pemerintah lewat surat, namun masih belum ada tanggapan hingga saat ini.

Irianto berharap pemerintah segera dapat memberikan bantuan kepada awak angkutan umum agar bisa terbantu. [Faisal]

Bagaimana Menurut Anda