Panwascam Padangsidimpuan Tenggara Bekali Pengawas TPS Bimtek

377

PADANGSIDIMPUAN-SUMUT, BERITAANDA – Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Padangsidimpuan Tenggara menyatakan tugas pengawas TPS pemilu 2019 melakukan pengawasan langsung proses pemungutan suara hingga rekapitulasi hasil suara di tingkat TPS.

Hal ini disampaikan Ketua Panwascam Padangsidimpuan Tenggara, Ikhwan Nasution, di suatu acara pembekalan dan bimbingan teknis (bimtek) pengawas TPS se-Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, di aula Gedung STIKes Syuhada Palopat Pijorkoling, Padangsidimpuan, Sabtu (6/4/2019).

“Tugas pengawas TPS telah diatur dalam Pasal 114 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang pemilu,” jelasnya dihadapan 110 petugas pengawas TPS dari 16 desa dan 2 kelurahan di Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara.

Menurut Ikhwan, dalam pasal itu jelas menyebut tugas pengawas TPS, yakni mengawasi persiapan pemungutan suara, pelaksanaan pemungutan suara, persiapan penghitungan suara, pelaksanaan penghitungan suara dan pergerakan hasil penghitungan suara dari TPS ke PPS.

Berikutnya, Pasal 115, bahwa pengawas TPS berwenang menyampaikan keberatan dalam hal ditemukannya dugaan pelanggaran, kesalahan dan/atau penyimpangan administrasi pemungutan dan penghitungan suara, menerima salinan berita acara dan sertifikat pemungutan dan penghitungan suara dan melaksanakan wewenang lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Sedangkan dalam Pasal 116, pengawas TPS berkewajiban untuk menyampaikan laporan hasil pengawasan pemungutan dan penghitungan suara kepada Panwaslu kecamatan melalui Panwaslu kelurahan/desa dan menyampaikan laporan hasil pengawasan kepada Panwaslu kecamatan melalui Panwaslu kelurahan/desa,” lanjutnya.

“Oleh karena itu, pengawas TPS punya peran penting untuk memastikan semua pelaksanaan tahapan harus sesuai aturan,” tegas Ikhwan, diamini Komisioner Panwascam lainnya, yakni Koordinator Penanganan Pelanggaran Ibnu Saad dan Koordinator Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Afrizal.

Dalam laporan Kepala Sekretariat Panwascam sekaligus ketua panitia pelaksana, Palaon Pulungan menyebut, pelaksanaan bimtek dilakukan untuk memberikan pembekalan ilmu pengetahuan dan wawasan demi peningkatan kinerja pengawas TPS.

“Pembekalan ini untuk penajaman pengawasan pada tahapan pemungutan penghitungan dan rekapitulasi suara pada pemilihan anggota DPRD kabupaten/kota, provinsi, pusat dan DPD RI, serta Presiden dan Wakil Presiden RI tahun 2019,” ujarnya.

Dia berharap, sebanyak 110 peserta yang mengikuti bimtek memanfaatkan pelatihan ini dengan sebaik-baiknya, agar dapat bekerja secara profesional, jujur, serta menjunjung tinggi integritas sebagai penyelenggara pemilu, demi suksesnya pemilu serentak 2019. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda