Operasi Patuh Toba Digelar Selama 2 Pekan, Ini Sasarannya

390

PADANGSIDIMPUAN-SUMUT, BERITAANDA – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Padangsidimpuan akan menggelar Operasi Toba Patuh 2019 selama 14 hari (2 pekan), persisnya mulai 29 Agustus hingga 13 September 2019 di wilayah hukumnya.

Kasat Lantas AKP Eridal Fitra, ditemui wartawan, Rabu (28/8/2019) menyebut, operasi ini digelar secara serentak di Indonesia, dalam upaya mengurangi angka kecelakaan di jalan raya dan menekan angka pelanggaran lalu lintas demi terciptanya kamseltibcarlantas.

“Sasaran utama operasi meliputi kelengkapan dan dokumen kendaraan, tidak memiliki SIM, pengemudi sepeda motor berboncengan lebih dari satu, pengemudi di bawah umur, pengendara dan penumpang sepeda motor tidak menggunakan helm SNI,” jelasnya.

Sasaran berikutnya, penggunaan sabuk pengaman (safety belt), penggunaan lampu rotator/strobo oleh bukan petugas, mengemudi dalam keadaan mabuk, pengendara yang melebihi batas kecepatan yang ditentukan, serta menggunakan alat komunikasi pada saat berkendara.

“Berkendara sambil menggunakan alat komunikasi (handphone) sangat membahayakan dan itu menjadi salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas. Jadi, sesuai dengan nama sandinya, operasi ini lebih kepada penindakan terhadap pelanggar,” sebutnya.

Eridal pun berharap, masyarakat dapat serta merta turut mensukseskan Operasi Patuh Toba dalam berkendara. Oleh karenanya, buat pengendara bermotor selalu ditekankan melengkapi dokumen, perlengkapan kendaraan, dan taati rambu-rambu lalu lintas.

Ia menambahkan, Operasi Patuh Toba juga diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan dan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Dalam razia ini, personel Satlantas akan menggelar di titik-titik rawan terjadinya kecelakaan.

“Demi kenyamanan juga keselamatan berlalu lintas, maka lengkapi kendaraan dan taati rambu lalu lintas. Bagi yang melanggar, sanksinya akan ditilang di tempat,” tandas Kasat. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda