Oknum ASN Pelaku Penganiayaan Mendekam di Lapas, Ini Kata BKPSDM OI

234
Kepala BKPSDM Kabupaten Ogan Ilir Wilson Efendi.

INDRALAYA-OI, BERITAANDA – Oknum guru SMPN 1 Indralaya berinisial S, akhirnya meringkuk di sel tahanan Lapas IIA Tanjung Raja, setelah dijemput pihak Kejari OI beberapa waktu yang lalu.

Penahanan S tersebut adalah buntut dari penganiayaan yang dilakukannya terhadap Lin, guru honorer di sekolah yang sama pada tahun 2019 silam.

Informasi yang dihimpun media ini, eksekusi penahanan yang dilakukan pihak Kejari OI berdasarkan keputusan kasasi Mahkamah Agung RI Pasal 226 Junto Pasal 257 KUHAP Nomor : 1215 K/Pid/2020. Dan S sendiri divonisi hukuman 5 bulan penjara.

Sementara itu, Kepala Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Ogan Ilir (OI) Wilson Effendi, saat ditanyakan apa yang akan dilakukan terhadap S yang diketahui juga  sebagai ASN, ia menjelaskan sedang berkoordinasi dengan pihak terkait.

“Kita belum menerima laporan rinci ya terkait itu, jadi kita akan lakukan koordinasikan dulu, khususnya dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan OI. Karena yang bersangkutan bernaung disana, dalam hal kedinasan,” ucap Wilson, Selasa (21/9).

Adapun perihal sanksi, jelasnya, akan dilakukan pengkajian, sejauh mana tingkat kesalahan. Dan pengkajian ini akan melibatkan beberapa pihak, baik dari BKPSDM, Diknas dan juga Inspektorat OI.

“Perihal sanksi, saya tidak bisa jawab ada atau tidaknya, ini masih melihat tingkat kesalahan. Terkecuali misalnya kasus seperti korupsi atau kejahatan ekstra ordinary lainnya, itu bisa cepat diberikan sanksi, bahkan pemecatan,” pungkasnya. (Adie)

Bagaimana Menurut Anda