Masker Pencegah ISPA Untuk Siswa SD di Tapsel

187

TAPSEL-SUMUT, BERITAANDA – Merasa prihatin atas kondisi peserta didiknya, pihak Sekolah Dasar (SD) Negeri No. 101113, Sayurmatinggi Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) memberikan masker secara cuma-cuma.

“Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti wilayah Kabupaten Tapsel terasa sangat mengganggu pernapasan, terutama bagi anak-anak kita,” ungkap kepala sekolah (kepsek), Hotnida Situmorang, Rabu (25/9/2019).

Berangkat dari kondisi itu, kata kepsek, pihaknya pun berinisiatif menekankan peserta didiknya untuk mengenakan sekaligus membagikan alat pelindung pernapasan (masker). Langkah ini diharapkan dapat mencegah anak didik mereka dari dampak kabut asap.

Apalagi, menurut Hotnida, kondisi kelas atau tempat belajar mengajar memiliki sirkulasi udara terbuka luas, sehingga memudahkan kabut asap bebas masuk ke dalam ruangan. Para siswa acapkali terlihat gelisah dan merasa terganggu dengan udara masuk bercampur asap.

“Memang ada beberapa siswa yang oleh orangtuanya dibekali dengan masker ke sekolah, tapi itu hanya segelintir saja. Makanya, masker kita bagikan secara merata dan menyeluruh agar para siswa bisa sedikit terbantu,” jelas Hotnida.

Dia pun berharap, keberadaan kabut asap yang sangat berpotensi mengakibatkan inspeksi saluran pernapasan akut (ISPA) segera teratasi. Seterusnya, kata dia, pihak-pihak yang tersangkut aksi pembakaran hutan dan lahan menyadari, bahwa ulah mereka sudah sangat merugikan banyak orang.

“Seperti kata pepatah, seorang makan nangka semua orang kena getahnya. Lihatlah dampak dari akibat para pelaku pembakaran itu, semua sendi kehidupan kita terganggu bahkan mengarah pada tingkat kerusakan serius ataupun fatal,” kesal Hotnida. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda