Kearsipan yang Baik Jadi Tolak Ukur Keberhasilan Pemerintah

671

GUNUNGSITOLI–SUMUT, BERITAANDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Gunungsitoli melaksanakan bimbingan teknis (bimtek) kearsipan yang dibuka langsung oleh walikota melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah, bertempat di ruang rapat lantai dua kantor Walikota Gunungsitoli, Kamis (20/6/2019).

Kegiatan bimtek yang diprakarsai oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat Sekretariat Daerah Kota Gunungsitoli ini dilaksanakan dalam rangka penataan administrasi kearsipan di masing-masing perangkat daerah lingkup Pemerintah Kota Gunungsitoli.

Adapun peserta yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 36 orang meliputi seluruh perangkat daerah lingkup Pemerintah Kota Gunungsitoli, kantor kecamatan se-Kota Gunungsitoli, Sekretariat DPRD dan Sekretariat Daerah Kota Gunungsitoli.

Walikota Gunungsitoli yang diwakili oleh Asisten bidang Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kota Gunungsitoli, Ir. Nur Kemala Gulo dalam arahannya, memberikan apresiasi yang tinggi atas pelaksanaan bimtek ini.

Beliau menyampaikan bahwa arsip merupakan tulang punggung pemerintahan, pembangunan dan bahan pertanggung jawaban kinerja organisasi, sehingga keberadaannya harus diselamatkan dan dikelola secara profesional sesuai dengan kaidah dan ketentuan yang berlaku.

Jelasnya lagi, sedemikian pentingnya arsip dalam tatanan pemerintah serta kehidupan berbangsa dan bernegara, maka sangat diharapkan menjadi tolak ukur keberhasilan pemerintah, terutama dalam perkembangan Kota Gunungsitoli saat ini.

Dan hal tersebut menandakan bahwa kearsipan memegang peranan sangat penting, lanjut dia, karena para penyelenggara pemerintahan ketika dihadapkan pada suatu persoalan yang telah lalu dan berlangsung lama, maka yang dilihat pertama kali adalah arsip dari seluruh proses penyelenggaraan pemerintah tersebut.

“Dengan adanya sistem kearsipan yang tertib, baik dan tersusun dengan rapi tentu akan memudahkan kita dalam melihat serta meninjau kembali pekerjaan dan dokumen yang telah kita kerjakan sebelumnya,” ujar beliau.

Oleh karena itu, lanjut Kemala, sebagai salah satu wujud dan kepedulian dan dukungan Pemerintah Kota Gunungsitoli dalam rangka mengemban tanggung jawab untuk melaksanakan pembinaan dan pengembangan SDM aparatur, khususnya di bidang kearsipan, adalah dengan memberikan bekal dan pengetahuan mengenai kearsipan sebagaimana tertuang dalam UU No. 43. Tahun 2009 tentang kearsipan, yang apabila sistem administrasi ini dapat diimplementasikan secara baik dan benar, maka akan berdampak pada penyelenggaraan tugas umum pemerintahan yang dapat dilaksanakan dengan optimal. Karena arsip berperan sebagai sumber informasi, pusat ingatan atau pengingat dan bahan bukti pertanggung jawaban terhadap generasi mendatang.

“Kepada seluruh peserta untuk mengikuti bimtek ini dengan baik dan sungguh-sungguh, agar pengetahuan yang diperoleh dari bimtek ini dapat diimplementasikan dan bermanfaat bagi pembangunan Kota Gunungsitoli yang dapat melahirkan SDM kearsipan yang memadai, baik dari sisi kualits maupun kuantitas, sebagai wujud kontribusi pada bangsa dan NKRI,” himbaunya.

Bimtek ini diisi oleh seorang narasumber yakni Yahya Lubis, SH sebagai penyuluh kearsipan pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Utara, yang mengupas tuntas manajemen kearsipan dan penataan administrasi pemerintahan. (Ganda)

Bagaimana Menurut Anda