Jembatan Merah Putih Diresmikan, Polda Sumsel Hadirkan Bakti Sosial dan Kesehatan untuk Warga Banyuasin

3

BANYUASIN, BERITAANDA – Peresmian Jembatan Merah Putih di Desa Lalang, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin menjadi momentum bagi Polda Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat melalui kegiatan bakti sosial dan bakti kesehatan, Kamis (13/8/2026).

Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho SIK SH M.Hum memimpin langsung kegiatan tersebut bersama jajaran Pejabat Utama Polda Sumsel, Kapolres Banyuasin, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumatera Selatan.

Dalam kegiatan itu, Polda Sumsel menyalurkan 1.000 paket sembako dan memberikan pelayanan kesehatan kepada 1.000 penerima manfaat. Bantuan tersebut menjadi wujud kepedulian Polri sekaligus upaya memastikan momentum pembangunan infrastruktur turut memberikan dampak sosial bagi masyarakat.

Selain pemeriksaan dan pelayanan kesehatan, Polda Sumsel juga menyerahkan sejumlah alat bantu kesehatan kepada warga yang membutuhkan. Bantuan tersebut berupa satu unit kursi roda, satu tongkat alat bantu jalan, tiga tongkat kruk, serta dua kacamata baca.

Kegiatan kemanusiaan ini menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya dimaknai dari sisi fisik. Peresmian infrastruktur juga dapat menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kapolda Sumsel bersama jajaran hadir langsung untuk memastikan rangkaian bakti sosial dan bakti kesehatan berjalan dengan baik serta manfaatnya dapat diterima masyarakat.

Kehadiran jajaran Polda Sumsel juga memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat. Jembatan Merah Putih diharapkan mampu memperlancar akses serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah Banyuasin.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya SIK MH mengatakan, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pemeliharaan keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kebutuhan sosial dan kesehatan warga.

“Pelaksanaan bakti sosial dan bakti kesehatan ini merupakan bukti nyata bahwa kehadiran Polri tidak hanya terbatas pada koridor pemeliharaan keamanan dan penegakan hukum. Momentum peresmian Jembatan Merah Putih kami optimalkan untuk memastikan negara hadir secara langsung memberikan manfaat dan menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Nandang.

Menurutnya, sinergi antara pembangunan infrastruktur dan pelayanan kemanusiaan menjadi bagian penting dalam membangun serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.

“Ketika pembangunan infrastruktur berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap kondisi sosial dan kesehatan masyarakat, maka manfaat kehadiran negara akan semakin dirasakan. Ini yang terus kami dorong sesuai arahan Kapolda Sumsel,” tambahnya.

Bakti kesehatan juga menjadi bentuk perhatian kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan, khususnya lansia dan warga yang memerlukan alat bantu mobilitas. Penyerahan kursi roda, tongkat alat bantu jalan, tongkat kruk, dan kacamata baca diharapkan dapat membantu menunjang aktivitas serta meningkatkan kualitas hidup para penerima manfaat.

Rangkaian peresmian Jembatan Merah Putih dan bakti sosial tersebut sekaligus memperlihatkan komitmen Polri untuk hadir bersama masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan. Jika jembatan menjadi penghubung secara fisik, pelayanan sosial dan kesehatan menjadi jembatan kepedulian antara Polri dan masyarakat. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda