FKUB Sekadau Gelar FGD Bersama Para Tokoh dan Ormas

5
Focus Group Discusioan (FGD) oleh Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sekadau, Selasa (19/10). (BERITAANDA.NET)

SEKADAU-KALBAR, BERITAANDA – Menyikapi perkembangan situasi akhir-akhir ini di Kalimantan Barat, Forum Kerukanan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sekadau mengelar focus group discusion (FGD) bersama sejumlah tokoh dan ormas di aula Hotel Pondok Indah, Selasa (19/10) pagi.

FGD ini mengangkat tema ‘Optimalisasi Kerukunan Umat Beragama Mencegah serta Menangkal Munculnya Sikap Intoleransi dan Radikalisme di Wilayah Sekadau’ yang dibuka oleh Asisten I Pemkab Sekadau, H. Fendy.

“Terkait tema yang diangkat dalam FGD yakni mengoptimalisasikan kerukunan umat beragama, sikap toleransi dan mencegah radikalisme di Sekadau, yang berarti sudah ada sejak lama untuk ditingkatkan dan dioptimalkan,” tegas H. Fendy.

Fendy mengingatkan bahwa tugas sebagai anak bangsa adalah merawat 4 pilar yang menjadi penguat dan pemersatu. Yakni Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

“Semua orang Indonesia beragama, dan saat ini ada 6 agama yang diakui serta keberagaman suku serta hamparan pulau,” papar Fendy.

Diingatkan Fendy, keberagaman yang dimiliki harus dirawat dengan baik. Perbedaan-perbedaan pandangan agama tidak perlu diperdebatkan dan sudah terlewati ketika menyepakati Pancasila sebagai dasar negara.

“Jika masih ada perbedaan paham, agar duduk bersama dan berdiskusi untuk menjaga dan merawat Pancasila,” timpalnya.

Sementara itu, Kapolres melalui Kabag Ren Polres Sekadau Kompol Wardaya menyampaikan termakasih atas situasi kondusif di Kabupaten Sekadau, serta partisipasi dalam mencegah penyebaran pandemi Covid-19 yang saat ini Sekadau masuk dalam level 1.

Dikatakan Wardaya, pada masa dahulu adanya pakem (pengawasan aliran kepercayaan dan beragama). Namun, saat ini sudah ada FKUB dengan tujuan yang sama.

“Semua yang hadir dalam kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agen-agen kemasyarakat untuk menyampaikan bahwa kita hidup beragama, serta membina hubungan manusia dengan manusia, serta manusia dengan yang maha pencipta,” papar dia.

Wardaya berharap kedepan agar semua lapisan masyarakat bisa bekerjasama dengan aparat, baik pemerintahan, Kementrian Agama, aparat keamanan dan lainnya.

Kegiatan ini dihadiri Ketua FKUB Sekadau Paulus Lion BA, serta sejumlah tokoh dan pengurus organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Sekadau.

Sedangkan materi kegiatan disampikan Kusnadi selaku perwakilan dari Kantor Kementerian Agama dan H.Idris selaku Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pemerintah Kabupaten Sekadau.

Di akhir kegiatan, dilaksanakan diskusi dan tanya jawab antara pemateri dengan peserta kegiatan. (Arni)

Bagaimana Menurut Anda