Warga Pemancar Rawang Ancam Tutup Drainase Perbatasan Kabupaten-Kota

756

SUNGAI PENUH-JAMBI, BERITAANDA – Proyek pembangunan drainase pembuangan limbah masyarakat Koto Lanang Kecamatan Depati VII Kabupaten Kerinci dan 5 desa di Kecamatan Hamparan Rawang Kota Sungai penuh dinilai tidak tuntas.

Hal ini disampaikan oleh Asril Adnan Rio selaku Ketua Lingkungan Pemancar Rawang kepada BERITAANDA, Ahad (22/12/2019).

Ia mengatakan, ini disebabkan tidak adanya pembuangan air, sehingga seluruh sampah yang datang dari Kecamatan Devati Vll menumpuk di Lingkungan Pemancar Rawang.

“Ya, jika tidak diatasi bisa mengakibatkan datangnya wabah penyakit, karena yang datang berbagai jenis sampah. Mulai dari sampah plastik, kotoran, bangkai semuanya numpuk di lingkungan masyarakat Pemancar Rawang,” sebut Adnan.

Dikatakan Adnan lagi, hari ini masyarakat mengambil inisiatif memasang jaring. Jika tidak ditindaklanjuti oleh pemerintah kabupaten dan Pemkot Sungai Penuh sesuai dengan ketentuan, tidak menutup kemungkinan warga akan menutup drainase ini.

“Jika tidak ada solusi dari pemerintah, kami akan tutup drainase ini. Akhirnya sampah berserakan di jalan. Dan kalau sudah begitu, mungkin pemerintah mau turun, karena sudah banjir. Semua akibat drainasa sudah tertutup,” ujar Adnan.

“Kami tidak mau melakukan tindakan anarkis, ini hanya sebagai bentuk sosialisasi secara persuasif saja dari warga,” pungkas dia. (Tomi)

Bagaimana Menurut Anda