Walikota Secara Resmi Buka MTQ ke-VIII Kota Gunungsitoli Tahun 2019

479

GUNUNGSITOLI-SUMUT, BERITAANDA – Walikota Gunungsitoli Ir. Lakhamizaro Zebua secara resmi membuka pelaksanaan kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-VIII Kota Gunungsitoli tahun 2019 yang dilaksanakan di Taman Ya’ahowu Kota Gunungsitoli, Selasa (2/4/2019) malam.

Ketua panitia pelaksaan MTQ ke-VIIII Kota Gunungsitoli tahun 2019, Drs. H. Arham Dusky Hia, M. Si  dalam laporannya mengatakan, pelaksanaan kegiatan MTQ dimulai hari ini tanggal 2 April sampai 4 April 2019.

Lanjut dia, peserta diikuti oleh qori-qoriah terbaik utusan dari 6 kecamatan se-Kota Gunungsitoli. Perlombaan yang dipertandingkan terdiri 4 (empat) kategori, yakni tilawatil quran, sarhil quran, fahmil quran dan khattil quran.

“Maksud dan tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan melalui penghayatan dan pengamalan Alquran dalam kehidupan sehari-hari dengan tujuan untuk menghasilkan qorih dan qoriah yang handal dan dapat mengikuti kompetisi bebagai level kegiatan MTQ,” terangnya.

Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Gunungsitoli Agustinus Zega dalam sambutannya mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kota Gunungsitoli, ormas Islam dan seluruh stakeholder turut mendukung kegiatan ini, sehingga penyelenggaraan MTQ ini terlaksana dengan baik.

“Penyelenggaraan MTQ ini merupakan bukti nyata sejauh mana hasil dari proses pembinaan yang dilakukan oleh LPTQ Kota Gunungsitoli selama ini. Walaupun demikian, kami menyadari bahwa proses pembinaan selama ini masih belum maksimal dan bahkan terkesan berjalan di tempat. Namun kami yakin dengan kepengurusan LPTQ Kota Gunungsitoli masa bakti 2019-2024 yang baru dilantik beberapa waktu yang lalu, mampu memberikan perubahan yang konstruktif dalam meningkatkan pembinaan dan pengembangan tilawatil quran di Kota Gunungsitoli,” ujar Agustinus.

Walikota Gunungsitoli Ir. Lakhamizaro Zebua menyampaikan selamat dan sukses atas terselenggaranya MTQ ke-VIII tahun 2019 Kota Gunungsitoli. Pemkot Gunungsitoli akan tetap mendukung perhelatan besar ini serta memfasilitasi kegiatan MTQ sebagai salah satu program pemkot dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketaqwaan umat Islam melalui kompetisi seni membaca Alquran beserta cabang-cabangnya.

“Kami sangat bahagia dan bangga atas pelaksanaan kegiatan ini, karena kegiatan ini merupakan agenda tahunan pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah di seluruh Indonesia. Untuk itu kami mengucap terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pengurus LPTQ Kota Gunungsitoli, tim pelaksana dan segenap ormas-ormas Islam di Kota Gunungsitoli serta seluruh pihak terkait yang telah mewujud nyatakan penyelenggaraan MTQ pada tahun ini,” jelas dia.

“Oleh karena itu, Pemerintah Kota Gunungsitoli akan tetap mendukung perhelatan besar ini serta memfasilitasi kegiatan MTQ sebagai salah satu program pemkot dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketaqwaan umat Islam melalui kompetisi seni membaca Alquran beserta cabang-cabangnya,” ungkap Walikota.

Lanjutnya, kegiatan MTQ merupakan kegiatan berskala nasional, dan juga merupakan sarana untuk mengasah serta meningkatkan kemampuan seni membaca Alquran, meningkatkan pemahaman tentang ayat-ayat Alquran, sarana melestarikan dan menjaga keaslian serta sebagai media dakwa dan syiar Islam tentang bagaimana membumikan Alquran, menjadikan Alquran sebagai napas kehidupan, menjadikan hidup yang hakiki serta menjadi kepribadian umat Islam, khususnya di Kota Gunungsitoli.

“Kegiatan MTQ tidak hanya disikapi sebagai rutinitas biasa semata, tetapi mampu menjadi momentum strategis mewarnai pelaksanaan pembangunan dan perilaku kehidupan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari dengan nilai-nilai Alquran. Dengan demikian, besar harapan kami kepada seluruh kafilah yang menjadi peserta MTQ tahun ini agar mampu mengambil hikmah serta menjunjung tinggi sportifitas dalam bertanding. Mengerahkan seluruh kemampuan dengan penuh semangat untuk meraih prestasi yang gemilang,” harap orang nomor satu di Kota Gunungsitoli ini.

Di akhir arahannya, walikota berpesan kepada LPTQ Kota Gunungsitoli agar menjaga indepedensi dari para dewan hakim dalam mengambil segala keputusan, sehingga apapun hasil dari keputusan tersebut dapat memiliki bobot kualitas yang baik serta dapat dipertanggung jawabkan.

“Dan kepada dewan hakim agar dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik- baiknya, terbebas segala intervensi dari pihak manapun, berlaku adil, objektif, profesional dan amanah dalam memberikan penilaian sesuai bidangnya masing-masing, agar penyelenggaraan MTQ ini berjalan sebagaimana harapan kita bersama,” himbaunya.

Turut hadir Wakil Walikota Gunungsitoli Sowaa Laoli, Ketua Umum LPTQ Kota Gunungsitoli Agustinus Zega, DPRD Kota Gunungsitoli, Kapolres Nias AKBP Deni Kurniawan, Forkopimda Kota Gunungsitoli, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Gunungsitoli, tokoh agama se-Kota Gunungsitoli, Ketua MUI Kota Gunungsitoli, Ketua NU Kota Gunungsitoli, Ketua Muhammaddiyah Kota Gunungsitoli, para peserta MTQ Kota Gunungsitoli sebanyak 6 kafilah dari 6 kecamatan di se-Kota Gunungsitoli, para camat se-Kota Gunungsitoli, para kepala desa se-Kota Gunungsitoli dan hadirin. (Ganda)

Bagaimana Menurut Anda