Sholat Ied di Angkola Timur, Syahrul: Mari Kita Rajut Kebersamaan

485

TAPSEL-SUMUT, BERITAANDA – Sejatinya sebagai muslim yang baik, harus mampu meneruskan sikap di saat momen Ramadhan untuk diterapkan ke bulan berikutnya. Sehingga, kualitas keimanan dan ketaqwaan semakin membaik.

Demikian dikatakan Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Syahrul M. Pasaribu, usai mengikuti pelaksanaan shalat Idul Fitri (Ied) 1440 Hijriah, bertempat di lapangan sepakbola Pargarutan Tonga Kecamatan Angkola Timur, Rabu (5/6/2019).

Sejumah pejabat seperti Wakil Bupati Aswin Efendi Siregar, Sekda Parulian Nasution, Ketua TP PKK Hj Syaufia Lina Syahrul, Camat Angkola Timur Darwis Rizky Daulay, juga turut serta mengikuti sholat di lapangan terbuka tersebut.

“Ramadhan telah mengajarkan berbagai aspek kehidupan. Karenanya, momen Idul Fitri musti dijadikan sebagai ajang peningkatan kualitas silaturahmi. Disamping membangun ukhuwah diantara sesama, juga bagian dari membangun daerah,” kata Syahrul.

Dikesempatan itu, selaku kepala daerah, Bupati Syahrul beserta keluarga tak lupa mengucapkan minal aidzin walfaidzin. Dan mengajak untuk merajut kembali kebersamaan, dalam rangka guna lebih memajukan pembangunan daerah.

Bagi warga yang hendak berkunjung menyambung silaturahmi, Syahrul berpesan agar berhati-hati, utamanya di saat meninggalkan rumah. Memastikan rumah ditinggalkan dalam kondisi aman, demi menghindari hal-hal yang tidak diingini.

Bertindak sebagai khatib, Ustadz Zulfan Efendi Hasibuan yang dalam khutbahnya menyampaikan, tentunya tak ada bulan lain sebaik dan seindah Ramadhan, tetapi telah pergi. Dan memang akan kembali setahun lagi. Itupun jika masing-masing jamaah masih diberi usia di Ramadhan mendatang.

Bulan Ramadhan, kata dia, merupakan bulan peningkatan dan penggemblengan diri menjadi pribadi yang lebih baik. Dimana sebagai umat yang taat dan telah dilatih, untuk lebih telaten dalam menunaikan shalat fardhu di bulan-bulan selanjutnya.

“Jangan berjalan di muka bumi dengan kesombongan. Jadikan Idul Fitri sebagai momen menumbuhkan kebersamaan, karena kekuasaan hanya milik Allah,” ujarnya mengingatkan jamaah untuk tak tunduk pada kekayaan dan kekuasaan, serta tidak menumbuhkan kesombongan dalam diri dengan segala potensi yang dimiliki.

Dijelaskan Ustadz Zulfan, Idul Fitri merupakan momen yang tepat untuk merajut tali silaturahmi. Saling bermaafan, mengakui kesalahan serta berupaya membersihkan diri dihari yang fitrah. Sebab, Allah mengampuni dosa manusia jika sesama mereka telah bermaaf-maafan.

“Karenanya, di hari yang penuh fitrah ini hendaklah saling memaafkan, jauhkan diri dari sifat pendendam. Bila perlu maafkan sesama sebelum menyampaikan maaf. Bilamana ada hubungan yang terputus, maka sambunglah kembali di momen Idul Fitri,” pesannya.

Pelaksanaan shalat Ied berlangsung aman, tertib dan penuh khidmat. Ratusan warga yang memadati lapangan terlihat antusias satu persatu menyalami bupati, wabup, sekda serta pejabat lainnya. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda