Penyaluran BPNT di Kerinci Dikeluhkan Warga, Ditemukan Telur Busuk yang Tak Layak Konsumsi

986
Ilustrasi.

KERINCI-JAMBI, BERITAANDA – Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang dilakukan oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM), ditemukan telur busuk dan tidak layak untuk dikonsumsi.

Sejumlah KPM pun mengeluhkan kondisi tersebut. Pasalnya, mereka sebenarnya berharap dengan adanya penyaluran bantuan oleh Dinsos Kerinci tersebut, setidaknya bisa mengurangi beban rumah tangga mereka yang berpenghasilan pas-pasan.

Hal ini dikatakan oleh warga Sungai Medang yang mendapatkan BPNT tersebut kepada BERITAANDA beberapa hari yang lalu.

Ia menceritakan, dirinya bersama dengan sejumlah warga lain pergi ke salah satu warung untuk mengambil BPNT yang telah ditetapkan petugas Dinsos Kerinci.

“Ya, hari itu masing-masing kami (KPM) mendapat bawang merah 1 Kg, kentang 1 Kg, beras 10 Kg dan telur 20 biji. Sementara, telur banyak yang busuk dan dihinggapi ulat,” kata warga penerima BPNT itu.

Hal senada juga disampaikan oleh warga lainnya, juga penerima BPNT. Ia membenarkan, dirinya juga menerima telur busuk yang tidak layak untuk dikonsumsi.

“Sama, saya pun demikian. Sebanyak 20 biji telur yang saya dapat bantuan dari Dinsos melalui warung juga banyak yang busuk. Kalaupun masih bagus, tapi kuningnya sudah hancur,” jelas dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kerinci melalui Kabid Dinsos dan PFM Redi Fitmar kertika diminta tanggapannya menjelaskan, kalau memang terdapat warung yang telah ditetapkan petugas kami memberi telur busuk atau tidal layak dikosumsi kepada KPM, atau terdapat dugaan kerjasama petugas lapangan dengan pemilik warung tersebut, kita akan tindak tegas oknum itu.

“Jika ada temuan seperti ini, kepada KPM untuk melapor kepada petugas kami di lokasi, supaya warung mengganti telur tersebut dan barang lainnya,” pinta Redi, Jumat (6/3/2020). (Tomi)

Bagaimana Menurut Anda