Pemdes Melati II Sambut Kunjungan Peserta Bimtek BUMDes dari Humbahas

272

SERGAI-SUMUT, BERITAANDA – Pemerintah Desa (Pemdes) Melati II Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) sambut kedatangan para Peserta Lembaga Pengembangan Managemen Pembangunan (Lempamap) pengelola BUMDesa dan Kades se-Kabupaten Humbang Hasudutan (Humbahas), Selasa (24/9/2019).

Perwakilan Lempamap Humbahas, Mukhlis mengatakan, studi banding ini kami lakukan dalam proses belajar bagi pengurus dalam penyelenggaraan pengelolaan BUMDesa.

“Peserta yang ikut sebagian besar merupakan pengelola BUMDes. Sehingga studi banding ini secara individu dapat berdaya guna dan dimanfaatkan bagi mereka sekembalinya ke desa masing-masing”, katanya.

Sementara Kades Melati II Supardi mengatakan, bahwa desanya merupakan salah satu dari 237 desa se-Sergai dengan jumlah 6741 kepala keluarga, dan Daftar Pemilih Tetap (DPT) mencapai 14 ribu jiwa. Dimana Desa Melati II menjadi desa yang memiliki jumlah penduduk paling banyak se-Sergai.

“Dalam proses pembangunan di Desa Melati II ini, kami mengedepankan musyawarah dan mufakat sebagai wujud transparansi kepada masyarakat. Sebab pada prinsipnya, dana desa (DD) bukan tujuan utama, namun usaha-usaha amal jariah yang bersama-sama kami lakukan dengan seluruh unsur pemerintahan desa sehingga proses pembangunan dapat dilaksanakan,” jelas dia.

Sambung Supardi, bahwa ada tiga prinsip penguatan pembangunan perdesaan, diantaranya penguatan struktural di dalam internal pemerintahan desa. Kemudian penguatan inventarisir aset, baik sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM) yang ada di desa. Selanjutnya merancang program yang berdaya guna berkelanjutan.

“Desa Melati II sekarang memiliki BUMDes Madani dengan unitnya pasar desa, serta BUMDesa unit usaha wisata tani yang di dalamnya ada plungguhan toh joyo, wisata panteng kleset, potensi lain pembuatan gula merah nira kelapa sawit, ekspor lipan, pemerasan susu kambing ettawa dan lain-lain,” kata kades.

Lanjut dia, BUMDesa unit usaha wisata usaha tani mendapat support dari Kemendes RI terhadap pengembangan usaha wisata tani panteng kleset ini. Kelayakan usaha wisata tani diusulkan karena jumlah areal pertanian disini hanya 930 hektare dengan jumlah 6.741 kepala keluarga (KK).

“Dan secara keseluruhan per-KK-nya, penduduk Desa Melati II hanya memiliki 2,5 rante lahan saja. Kedepannya, lewat wisata usaha tani diharapkan Desa Melati II semakin maju dan sejahtera,” ungkap Supardi.

Setelah selesai acara, Kades Supardi mengajak para tamunya dari Humbahas meninjau lokasi wisata tani plungguhan toh joyo yang terletak di Dusun Belimbing. (Dipa)

Bagaimana Menurut Anda