Diduga Buat Onar di Lokasi Duka, Ama Telli Tewas Dianiaya Tuan Rumah

376

GUNUNGSITOLI-SUMUT, BERITAANDA – Diduga karena membuat keributan di tempat acara duka, SZ alias Ama Telli tewas dianiaya oleh tetangganya sendiri, di Desa Lasarafaga Kecamatan Mandrehe Barat, Kabupaten Nias Barat, Sabtu (22/2/2020) dini hari.

Kapolres Nias AKBP Deni Kurniawan memaparkan, kejadian berawal ketika korban mendatangi acara duka atas meninggalnya istri tersangka AZ alias Ama Salina pada hari Sabtu kemarin sekira pukul 04.00 Wib.

“Pada saat di rumah duka, korban yang masih tetangganya itu diduga membuat keributan sehingga tersangka tersinggung, hingga memberikan aba-aba kepada tersangka lain yang ada di lokasi untuk menghajar korban. Kemudian, AZ bersama tersangka lainnya melakukan penganiayaan terhadap korban dengan menggunakan tangan dan kayu yang mengakibatkan korban luka – luka dan meninggal dunia,” terang Kapolres di Mapolres Nias, Selasa (10/3/2020).

Jelasnya, barang bukti yang diamankan dari lokasi antara lain 1 batang kayu sepanjang 125 Cm, 1 helai celana keper berwarna hijau, 1 helai baju berwarna merah dengan tulisan nomor 10, 1 helai baju berwarna merah koyak di bagian lengan sebelah kiri dan kanan, 1 bilah pisau terbuat dari besi dan bergagang kayu yang bertuliskan 05.

Selanjutnya, berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan pihak kepolisian, 6 orang ditetapkan tersangka atas penganiayaan yang menyebabkan kematian tersebut. 3 orang tersangka berhasil diamankan, dan 3 orang pelaku lainnya masuk dalam daftar DPO.

“Pelaku yang berhasil kita amankan yakni AZ alias Ama Salina(62), kemudian EPZ alias Putra (19) yang merupakan anak kandung tersangka AZ, dan YZ alias Yunus (22) yang masih keponakan AZ. Sementara untuk 3 orang pelaku lainnya yang indentitasnya sudah diketahui, masuk dalam daftar DPO Polres Nias,” ungkap Deni.

Tambahnya lagi, untuk pasal yang disangkakan kepada tersangka yakni Pasal 338 Subs Pasal 170 Jo Pasal 351 Ayat 3 dari KUHPidana dengan ancaman hukuman seumur hidup.

“Karena perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 338 Subs Pasal 170 Jo Pasal 351 Ayat 3 dari KUHPidana dengan ancaman hukuman seumur hidup,” terangnya. (Ganda)

Bagaimana Menurut Anda