Terungkap Pria Ini Dalang Pembunuhan Sadis Terhadap Romli

202

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Para pelaku pembunuhan sadis terhadap Romli (45) yang ditemukan terkubur di kubangan lumpur, berhasil ditangkap tim gabungan dari Polda Sumsel dan Polres OKI.

Keempat pelaku ini berhasil diciduk di tempat persembunyiannya di Padepokan Karawang, Jawa Barat.  Diantaranya Sutrisno alias Ten (39) sebagai otak pembunuhan, kemudian Supriadi alias Adi (42) yang bertugas memantau lokasi, Andhika alias Jaka (38) bertugas menombak korban, dan Iwan (36) sebagai sopir ketek yang mengantarkan para pelaku, termasuk yang memberikan tombak.

Guna melakukan penyidikan lebih lanjut, Polres OKI hari ini, Rabu (23/11/2022), menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan warga Desa Karangsia Kecamatan Sungai Menang Kabupaten OKI tersebut.

Dalam 14 adegan yang diperankan masing-masing tersangka, terlihat jelas jika Ten sebagai eksekutor atau otak pembunuhan, dengan sadisnya menembak tiga kali hingga menyebabkan korban tersungkur ke pinggir sungai.

Tersangka lainnya yakni Jaka, kemudian menusuk korban dengan tombak beberapa kali, yang dilanjutkan Ten kembali beraksi dengan menebas leher korban secara berulang.

Setelah korban dipastikan tak bernyawa lagi, para tersangka ini meminta sopir alat berat yang sedang bekerja di persawahan itu untuk mengubur korban.

Usai mengubur korban, tersangka Ten berpesan agar jangan sampai membuka mulut atas perbuatan mereka kepada siapa pun.

Kapolres OKI AKBP Dili Yanto melalui Kasat Reskrim AKP Jatrat Tunggal mengungkapkan, jika motif pembunuhan ini dilatar belakangi karena kesal kepada korban.

“Korban selalu meminta minyak solar secara paksa kepada para pelaku, sehingga pelaku akhirnya nekat menghabisi nyawa korban,” jelas dia.

Awalnya korban ditembak, lalu ditusuk dengan tombak, kemudian dibacok pakai parang, dan terakhir menyuruh orang untuk mengubur jasad korban di kubangan lumpur di persawahan.

“Para tersangka dikenakan Pasal 340 atau 338 Ayat 3 dengan ancaman penjara seumur hidup atau selama-lamanya 20 tahun penjara,” pungkas dia. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda