Pengrajin Tas Tali Kur di Sidimpuan Ikuti Pelatihan Life Skill

524

PADANGSIDIMPUAN-SUMUT, BERITAANDA – Pemerintah Kota Padangsidimpuan melalui Dinas Perdagangan memberikan pelatihan dan pendampingan kewirausahaan bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), atau pengrajin di kota setempat.

“Kegiatan semacam ini merupakan ikhtiar pemerintah untuk memberikan fasilitas kepada masyarakat,” tutur Walikota Padangsidimpuan, Irsan Efendi Nasution, Rabu (13/11/2019), saat menghadiri sekaligus membuka pelatihan, di Balai Latihan Kerja (BLK).

Pelatihan ini, menurut dia, diharapkan dapat memberikan hasil akhir terbaik, untuk menjadikan pelaku usaha lebih berkualitas tidak hanya terbatas pada hasil kerajinan saja, tapi lebih mengarah kepada kemampuan pengembangan usaha ke skala yang lebih besar.

“Saya sangat merasa bergembira atas kegiatan ini. Melalui pelatihan semacam ini, dapat dipastikan akan bertambah pula tenaga-tenaga terampil. Yang pada gilirannya membuat SDM yang ada di Padangsidimpuan semakin unggul dan mampu bersaing,” ungkap walikota.

Sementara Kadis Perdagangan Ridoan Pasaribu dalam laporannya menjelaskan, pelatihan ini diikuti oleh 29 peserta dari desa binaan di 6 kecamatan se-Kota Padangsidimpuan. Pelatihan difokuskan pada keterampilan tata cara membuat kerajinan tas dari tali kur.

“Para peserta ini kita berikan pelatihan selama 3 hari, ditambah 1 hari sebagai pelatihan di bidang pemasaran, yang para narasumbernya merupakan pelaku usaha produktif dan telah memiliki toko kerajian di Kota Padangsidimpuan,” ujar Ridoan Pasaribu.

Sambung dia, maksud dan tujuannya untuk memberikan pengetahuan dan kemampuan pengelolaan usaha agar para pengrajin UMKM dapat tumbuh dan berkembang, sehingga akan lahir wirausaha-wirausaha sukses yang berdaya saing di era tuntutan ekonomi yang semakin pesat saat ini.

Salah satu peserta yang dimintai tanggapannya oleh wartawan mengaku senang bisa ikut terlibat dalam kegiatan itu. Melalui pelatihan ini, kata dia, selain menambah relasi antara para pengrajin, maka bertambah pula pengetahuan dan kemampuannya dalam merajut tali kur.

“Apalagi, tas dengan bahan dasar tali kur ini memang sedang booming di Indonesia. Siapa pun bisa menggunakan tas dengan tali kur, mulai anak-anak, remaja, dewasa atau bahkan kalangan ibu-ibu. Dan, itu bidang usaha yang sangat potensial,” ujarnya.

Sekedar diketahui, tas dari tali kur ini merupakan tas yang dirajut ataupun dirangkai sedemikian rupa hingga membentuk sebuah tas, dan sangat cocok dikenakan dalam berbagai acara, mulai dari acara formal ataupun santai.

Cara pembuatannya, tali kur dirangkai dan disusun rapih dan di modifikasi dengan adanya, dan ditambah rajutan bunga yang dikombinasikan dengan tas tali kur, sehingga membuat tas ini lebih menawan jika digunakan oleh orang yang memakainya. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda