Pasca Banjir Padangsidimpuan: 713 Rumah Rusak, 2 Warga Dinyatakan Hilang

267
Sejumlah rumah warga yang diterjang banjir hebat di Desa Huta Lombang Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara Kota Padangsidimpuan.

PADANGSIDIMPUAN, BERITAANDA – Banjir besar disertai tanah longsor yang melanda Kota Padangsidimpuan pada Jumat (14/3/2025) lalu menyisakan kesedihan. Selain luluhlantakkan rumah dan fasilitas umum, peristuwa ini juga membuat sejumlah warga dinyatakan hilang.

Menurut informasi dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padangsidimpuan, setidaknya ada 713 rumah warga rusak, dengan rincian 240 unit rumah rusak berat, 192 unit rumah rusak sedang, dan 281 unit rumah rusak ringan.

“Pendataan kerusakan bangunan rumah hingga infrastruktur akibat bencana banjir disertai tanah longsor di Padangsidimpuan sudah berhasil kita rampungkan,” kata Kepala BPBD Harmovil Harun, Ahad (16/3/2025).

Dijelaskan dia, untuk jumlah sekolah yang rusak berat 4 unit, rusak sedang 1 unit dan rusak ringan 1 unit. Sedangkan rumah ibadah 1 unit rusak berat, 2 rusak sedang dan 3 rusak ringan. Kemudian bangunan atau fasilitas lainnya 23 unit rusak berat, 3 rusak sedang dan 2 unit rusak ringan.

“Lalu ada dua warga yang dinyatakan hilang pasca banjir kemarin, satu luka berat. Akibat musibah ini, sebanyak 711 warga mengungsi dan 3767 warga terdampak,” jelas Harmovil.

Ia menambahkan, Pemkot Padangsidimpuan sudah mengaktifkan posko darurat untuk menunjang percepatan upaya tanggap darurat dan pemulihan dampak bencana ini.

“Posko utama didirikan di pendopo Pemkot Padangsidimpuan dan posko lapangan di 5 kantor camat. Saat ini banjir yang merendam belasan desa/kelurahan di 5 kecamatan Kota Padangsidimpuan sudah surut,” pungkasnya. [Anwar]

Bagaimana Menurut Anda