Jelang Pilkada Serentak, Pelanggaran Netralitas ASN Perlu Diminimalisir

241

SERGAI-SUMUT, BERITAANDA – Sosialisasi netralitas bagi ASN dalam rangka pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), diselenggarakan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) setempat, bertempat di aula Then Park Kecamatan Pantai Cermin, Selasa (10/3/2020).

Sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, anggota Badan Pengawas Pemilu RI Divisi Penindakan Dr. Ratna Dewi Pettalolo, SH, MH.

Ratna menjelaskan, terdapat 999 kasus pelanggaran netralitas aparatur sipil negara (ASN) dalam pemilu 2019 kemarin. Menurut dia, angka ini cukup tinggi, sehingga kewaspadaan harus ditingkatkan guna menurunkan pelanggaran ASN untuk gelaran pilkada 2020.

Ia juga memaparkan, sekitar 10.000 kasus pelanggaran pada pemilu 2019 diantaranya, pelanggaran administrasi, pelanggaran pidana pemilu, pelanggaran kode etik, dan pelanggaran hukum lainnya.

“Dalam catatan pemilu 2019, angka pelanggaran ASN cukup besar, tercatat 999 kasus. Tentu ini jadi catatan penting untuk kita,” katanya.

Ia kembali menegaskan, pelanggaran netralitas ASN perlu diminimalisir. Hal ini, menurut dia, akibat hubungan kedekatan ASN dengan peserta pilkada.

“Perlu didiskusikan bersama bagaimana melakukan pencegahan keterlibatan ASN dalam pelaksanaan pilkada 2020. Dan berdasarkan undang-undang, negara melindungi hak politik bagi ASN. Disisi lain memang dengan pengaturan itu terkadang ada dua hal yang membebani ASN bagi kepentingan politik, kalau bukan karena balas jasa atau balas dendam,” pungkas Dr. Ratna.

Sementara itu, Bupati Sergai Ir. H Soekirman mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Bawaslu, terkait upaya pencegahan dini untuk mengantisipasi potensi terjadinya pelanggaran selama proses pemilukada.

Dengan menggelar sosialisasi seperti ini, dirinya berharap kepada seluruh peserta, khususnya ASN, agar benar-benar memanfaatkan sosialisasi tersebut.

“Kepada seluruh ASN agar proaktif menggali informasi dari narasumber, terkait regulasi dan hal-hal yang berkaitan tentang aturan dan kebijakan bagi ASN selama pemilu, agar pilkada serentak di Kabupaten Sergai dapat berjalan dengan sukses,” katanya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Sergai memperingatkan agar para ASN bijak bermedia sosial. Jangan disalahgunakan, kita harus saling menghargai.

“Jangan percaya berita menghasut, lebih baik diam. Ibarat bahasa orang Medan jangan terlalu sor,” katanya.

Turut hadir dalam acara sosialisasi tersebut Ketua Bawaslu Sumut Syafrida R. Rasahan SH, Ketua Bawaslu Sergai Agusli Matondang SH, Ketua KPU Sergai Erdian Wirajaya, Kasatreskrim AKP Pandu Winata, Ketua MUI dan seluruh OPD di lingkungan Pemkab Sergai. (Dipa)

Bagaimana Menurut Anda