Gol Allano dan TM Ichsan Bawa Bhayangkara Presisi Lampung FC Tundukkan Isenmulang

1

BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA – Bhayangkara Presisi Lampung FC berhasil mengamankan tiga poin setelah menundukkan Isenmulang Kalteng FC dengan skor 2-0 pada laga pekan ketiga Liga 1 BRI Super League di Stadion Sumpah Pemuda, PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Sabtu (19/9/2026) malam.

Pertandingan berlangsung ketat sejak menit awal. Kedua tim sama-sama tampil agresif, namun belum mampu memecah kebuntuan hingga babak pertama berakhir.

Sampai peluit panjang babak pertama dibunyikan, termasuk tambahan waktu satu menit, skor masih bertahan 0-0.

Memasuki babak kedua, Bhayangkara Presisi Lampung FC mulai meningkatkan tekanan. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-55.

Allano Brendon De Souza Lima, pemain bernomor punggung 10, berhasil mencatatkan namanya di papan skor sekaligus membawa Bhayangkara Presisi Lampung FC unggul 1-0.

Keunggulan tersebut membuat pertandingan semakin terbuka. Isenmulang berusaha mengejar ketertinggalan, sementara Bhayangkara terus mencari celah untuk menambah keunggulan.

Drama kembali terjadi pada penghujung pertandingan. Memanfaatkan tambahan waktu lima menit, Bhayangkara Presisi Lampung FC berhasil mencetak gol kedua melalui Teuku Muhammad Ichsan.

Pemain bernomor punggung 19 itu mencetak gol pada menit kelima tambahan waktu sekaligus memastikan kemenangan Bhayangkara dengan skor 2-0.

Pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC, Oscar Bruzon, mengaku bersyukur atas kemenangan tersebut. Ia menilai anak asuhnya tampil baik meski harus menghadapi kondisi angin yang cukup kencang.

“Kami bersyukur malam ini memperoleh tiga poin. Anak-anak tampil bagus dan bermain sangat bagus,” ujar Oscar saat konferensi pers seusai pertandingan.

Menurut Oscar, kondisi cuaca menjadi salah satu faktor yang memengaruhi jalannya pertandingan.

“Ada faktor cuaca yang memengaruhi malam ini. Kami bermain dengan angin yang cukup kencang,” katanya.

Setelah laga tersebut, Oscar memilih memberikan waktu istirahat kepada pemain sebelum menghadapi pertandingan berikutnya melawan Arema Malang dan Madura United.

“Kami akan memberikan istirahat lima sampai enam hari untuk pemain. Saatnya kami memberikan istirahat kepada pemain untuk menghadapi Arema Malang dan Madura United,” terang Oscar.

Senada dengan sang pelatih, pemain Bhayangkara Presisi Lampung FC, Sani Rizki Fauzi, menyambut kemenangan tersebut dengan rasa syukur.

“Saya sangat bersyukur atas hasil laga malam ini dengan mendapat hasil maksimal tiga poin,” ujar Sani.

Sani mengakui pertandingan tidak berjalan mudah. Selain permainan lawan, kondisi angin yang cukup besar turut menjadi tantangan bagi kedua kesebelasan.

“Pertandingan tadi agak sulit karena angin cukup besar. Di babak pertama kami mengontrol game, dan di babak kedua kami mengontrol pertandingan,” katanya.

Sani juga memberikan apresiasi terhadap kontribusi Teuku Muhammad Ichsan yang masuk pada penghujung laga dan berhasil mencetak gol kedua.

“Di babak akhir, dengan masuknya TM Ichsan sangat bagus untuk tim karena dia mampu mencetak gol selanjutnya,” terangnya.

Di kubu Isenmulang Kalteng FC, pelatih Mundari Karya mengaku kecewa setelah timnya harus pulang tanpa poin.

Mundari secara terbuka menyoroti kepemimpinan wasit dalam pertandingan tersebut. Menurutnya, terdapat sejumlah keputusan yang dinilai memengaruhi konsentrasi pemainnya.

“Terus terang saya agak kecewa dengan kepemimpinan wasit,” kata Mundari.

Meski demikian, Mundari menilai pertandingan antara kedua tim berlangsung menarik dan berjalan dengan baik.

“Ini pertandingan dua tim yang sangat menarik, pertandingan yang sangat bagus. Wasit kurang jeli, terutama dalam melaksanakan aturan-aturan yang harus ditaati,” ujarnya.

Ia menjelaskan, timnya telah berupaya mengantisipasi bola-bola crossing sekaligus membangun serangan balik. Namun, menurut Mundari, sejumlah serangan balik yang dibangun timnya terhenti dalam pertandingan.

“Tim saya banyak mengantisipasi bola-bola crossing, banyak serangan balik yang dilakukan dari tim saya yang di-stop. Peraturan wasit kadang mengubah konsentrasi pemain. Ini yang menjadi pertanyaan saya,” katanya.

Mundari berharap pertandingan berikutnya dapat dipimpin oleh wasit yang mampu menjalankan pertandingan dengan baik sehingga jalannya laga tetap menarik dan kompetitif.

Sementara itu, pemain Isenmulang Kalteng FC, Kenji Manangan, menegaskan timnya akan segera melakukan evaluasi dan mempersiapkan diri menghadapi laga berikutnya.

“Kami berharap setelah menjalani berbagai latihan dan proses dengan tim yang terbaik untuk laga selanjutnya. Tentu saja bukanlah laga yang mudah,” kata Kenji.

Menurutnya, Isenmulang membutuhkan hasil positif pada pertandingan berikutnya setelah kehilangan poin dari Bhayangkara Presisi Lampung FC.

“Untuk laga selanjutnya kami butuh poin dan kami butuh kemenangan,” tegas Kenji. (Katharina)

Bagaimana Menurut Anda