Forkompinda Kalbar Cek Sarpras dan Peralatan Tanggap Bencana di Sekadau

301
Fokompinda Kalbar melaksanakan pengecekan peralatan persenjataan dan peralatan tanggap bencana. (BERITAANDA)

SEKADAU-KALBAR, BERITAANDA – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kalimantan Barat, Senin (23/12/2019) pagi, mengunjungi Kabupaten Sekadau.

Kunjungan kerja (kunker) tersebut sebagai bagian dari program Forkompinda Kalbar dalam rangka pengecekan sarana prasarana (sarpras) pemilukada dalam pengamanan TNI-Polri, serta pengecekan peralatan tanggap bencana BPBD Sekadau.

Turut serta dalam kunjungan itu antara lain Kadis Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kalbar Ir.H.Aei Yani MH, Pangdam XII/TPR Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad, Kapolda Kalbar Irjen Pol. Drs. Didi Haryono SH MH, Danrem 121/ABW Brigjen TNI Bambang Trisnohadi dan sejumlah pejabat di instansi masing – masing.

Kedatangan rombongan disambut Bupati Rupinus SH M.Si, Wakil Bupati Aloysius SH.M.Si, Kapolres AKBP Marupa Sagala SIK SH MH, Dandim 1204/SGU Letkol Inf. Gede Setiawan, Kejari Andri Irawan SH MH dan pejabat di Pemerintah Kabupaten Sekadau.

Kapolda menyampaikan bahwa Forkompinda Provinsi Kalbar sudah melakukan pengecekan, baik personel maupun peralatan alutsista, dalam rangka untuk mendukung, melancarkan, mengiringi Natal dan tahun baru. “Juga untuk persiapan pilkada serentak tahun 2020,” tambah Kapolda.

Dikatakan Kapolda, pada pilkada 2018 yang lalu, Kalbar termasuk wilayah rawan.  Lanjut dia, terdapat 11 variabel dalam prediksi, namun pada saat pelaksanaannya berjalan aman.

Karen itulah, hal tersebut menjadi salah satu pertimbangan presiden menganugerahkan Bintang Bhayangkara Pratama kepada Kapolda Kalbar.

Terkait bencana alam, Kapolda mengatakan bahwa di Kalbar ada beberapa bencana yang setiap tahunnya terjadi.

“Saat ini banjir, karena curah hujan yang tinggi. Sedangkan menurut hasil survey, 99 persen terjadinya karhutla merupakan perbuatan manusia,” tukas dia.

Terakhir, Kapolda mengingatkan bahwa banyak daerah di Kalbar yang berpotensi bencana. “Untuk itu diperlukan deteksi dini,” pungkas dia. (Arni)

Bagaimana Menurut Anda